<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28428">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS METODE PENAMBANGAN DAN DAMPAK PENGOLAHAN EMAS DENGAN MENGGUNAKAN MERKURI DAN SIANIDA TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN GEUMPANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nova Ilhafni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penambangan emas tradisional di kabupaten Pidie, Geumpang, Aceh, telah&#13;
beroperasi sejak tahun 2008 dengan metode penambangan bawah tanah yang&#13;
diterapkan adalah Gophering. Dimana metode ini hanya mengandalkan peralatan&#13;
sederhana dengan tanpa penyanggaan yang sesuai dan mengabaikan faktor&#13;
keselamatan tentunya. Dalam pengolahan emas ada dua bahan pengikat emas yang&#13;
sering digunakan yaitu merkuri (amalgamasi) dan sianida (sianidasi) dimana jika&#13;
tidak dapat melakukan pengolahan dengan baik maka limbah yang dihasilkan dari&#13;
keduanya akan langsung dapat mengalir ke sungai. Penelitian ini dilakukan dengan&#13;
cara menganalisa kandungan merkuri dan sianida pada air sungai, air sumur, ikan dan&#13;
tanah di sekitar lokasi penambangan yang kemudian dilakukan pengujian&#13;
laboratorium dengan menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectometry)&#13;
dan fotometri. Dengan demikian dapat diasumsikan apakah sampel melebihi nilai&#13;
ambang batas atau tidak. Dari hasil analisa menyatakan bahwa sampel ikan dari&#13;
sungai Inoeng dan sampel tanah di sekitar lokasi penambangan telah terkontaminasi&#13;
oleh merkuri yang mana melebihi nilai ambang batas sehingga kedua lokasi tersebut&#13;
dapat dikatakan mengalami pencemaran. Metode penambangan bawah tanah yang&#13;
disarankan pada penelitian ini adalah metode Shrinkage Stoping, dimana selain lebih&#13;
aman ditinjau dari faktor keselamatan juga cocok digunakan sesuai endapan di&#13;
Geumpang yang berbentuk urat, kadar bijih tinggi, dan kekuatan batuan kuat&#13;
Kata Kunci: Amalgamasi, Sianidasi, AAS, Fotometri, Gophering</note>
 <subject authority="">
  <topic>MINE SAFETY - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>622.8&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28428</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-03 12:17:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-12 08:37:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>