<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28409">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zakky Syah Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Indonesia  merupakan  negara  kepulauan yang dikelilingi oleh lautan dan samudra. Oleh sebab itu Indonesia memiliki iklim laut yang sifatnya lembab dan mendatangkan hujan sehingga kerusakan oleh air itu sangat mungkin terjadi pada permukaan    jalan di Indonesia, kenyataan di lapangan dengan permintaan akan ketahanan jalan raya dibutuhkan kualitas jalan yang baik agar tahan terhadap kerusakan,     sehingga dapat dilalui dengan aman dan nyaman. Salah satu kerusakan pada jalan adalah stripping/pengelupasan pada jalan yang disebabkan oleh air. Masalah pengelupasan semakin bertambah ketika banyak pengaspalan yang berlangsung setelah hujan turun, sehingga agregat lapisan yang akan diaspal menjadi basah dan umumnya agregat basah akan menolak aspal. Hal tersebut membuat aspal mudah terlepas oleh air. Salah satu alternatif untuk mengatasi adalah menambahkan aditif Wetfix-Be dalam campuran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja aditif Wetfix-Be dalam campuran laston AC-WC untuk lalu lintas berat, karena aditif Wetfix-Be memiliki kelebihan sebagai modifier aspal untuk meningkatkan ikatan agregat dan aspal. Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis agregat dan aspal dengan/tanpa aditif Wetfix-Be. Selanjutnya   dibuat 15 benda uji untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum(KAO).   Setelah didapatkan Kadar Aspal Optimum(KAO) 5,4% dibuat benda uji baru dengan substitusi aditif Wetfix-Be(1%, 2%, 3%) pada campuran aspal panas dengan masing-masing substitusi sebanyak 3 benda uji. Total benda uji yang   dibuat didalam penelitian ini adalah 24 benda uji. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap variasi substitusi aditif Wetfix-Be (1%, 2%, 3%) menunjukkan bahwa nilai-nilai parameter marshall pada substitusi aditif Wetfix-Be 2% lebih tinggi dibandingkan dengan nilai-nilai parameter marshall tanpa substitusi(pada KAO 5,4%).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Lapis AC-WC, Marshall, Lalu lintas Berat, Wetfix-Be&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-03 11:25:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-09 15:42:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>