GAMBARAN CD4 PADA BERBAGAI STADIUM KLINIS HIV/AIDS DENGAN INFEKSI OPORTUNISTIK TUBERKULOSIS DAN NON TUBERKULOSIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN CD4 PADA BERBAGAI STADIUM KLINIS HIV/AIDS DENGAN INFEKSI OPORTUNISTIK TUBERKULOSIS DAN NON TUBERKULOSIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

M. Fachrial Imam - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.979 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Human Immunodeficiency Virus (HIV) /Acquired Immune Deficiency Syndrome
(AIDS) menyebabkan penderitaan terhadap umat manusia di seluruh dunia. HIV
merupakan retrovirus yang menginfeksi sistem imun manusia. Kerusakan imunitas
pada pasien HIV / AIDS ditandai turunnya kadar CD4 pasien sehingga timbul infeksi
oportunistik yang menyebabkan kematian. Infeksi oportunistik muncul berbedabeda,
tergantung dari derajat immunosupresi, dan frekuensi infeksi oportunistik yang
ada di lingkungan. Iklim tropis di Indonesia menyebabkan Mycobacterium
tuberkulosis berkembang dengan baik dan menjadi penyebab kematian tertinggi pada
kasus AIDS di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran CD4
pada berbagai stadium klinis HIV/AIDS dengan infeksi oportunistik (IO)
tuberkulosis dan non-tuberkulosis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis
penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Data dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien
HIV/AIDS dalam periode Januari 2011 - Desember 2015 di RSUD dr. Zainoel
Abidin Banda Aceh. Jumlah sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi adalah
135 orang, dengan 63 kasus dengan IO tuberkulosis, 33 kasus IO non-tuberkulosis
dan 39 kasus tanpa IO. Berdasarkan penelitian didapatkan kadar CD4 terbanyak pada
kadar

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK