KINERJA CAMPURAN LASTON UNTUK LALU LINTAS SEDANG MENGGUNAKAN ASPAL SHELL 60/70 SEBAGAI PENGIKAT DENGAN BAHAN TAMBAH BAN DALAM BEKAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

KINERJA CAMPURAN LASTON UNTUK LALU LINTAS SEDANG MENGGUNAKAN ASPAL SHELL 60/70 SEBAGAI PENGIKAT DENGAN BAHAN TAMBAH BAN DALAM BEKAS


Pengarang

ANDRE IKHSAN S - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Perkembangan lalu lintas pada lalu lintas sedang tetap akan memberikan kerusakan fisik pada jalan, yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi setiap pengguna jalan. Bila kerusakan pada lapisan permukaan jalan segera tidak ditindak lanjuti, maka besar kemungkinan akan mempengaruhi struktur lapisan di bawahnya. Keterbatasan yang dimiliki aspal dan campuran aspal pada lalu lintas sedang, akan lebih sulit bagi lapisan permukaan untuk mempertahankan kualitas. Berbagai metode telah dikembangkan untuk mengatasi kemampuan aspal murni dan campuran. Alternatif untuk meminimalisir kerusakan dengan menggunakan limbah Elastomer Sintetis pada campuran laston sebagai pensubtitusi aspal. Limbah Elastomer Sintetis yang digunakan berupa ban dalam bekas sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pengaruh substitusi ban dalam bekas terhadap Karakteristik Marshall dengan persentase substitusi ban dalam bekas sebesar 2%, 3%, 4%, 5% dan 6% terhadap berat aspal, Pengujian diawali dengan pemeriksaan sifat-sifat fisis agregat, aspal penetrasi 60/70 dan aspal penetrasi 60/70 dengan substitusi ban dalam bekas. Pada penelitian ini digunakan sejumlah 15 buah benda uji standar untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO) dan sejumlah 15 buah benda uji standar untuk kadar aspal optimum (KAO) 4,85% dengan subtitusi ban dalam bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan di tambahkanya ban dalam bekas nilai Stabilitas, MQ dan VIM cenderung meningkat, sedangkan nilai Density, flow, VMA dan VFA cenderung menurun. Campuran Laston dengan substitusi ban dalam bekas terbaik diperoleh pada persentase substitusi ban dalam bekas 2% dengan nilai, sedangkan pada persentase substitusi lainya tidak memenuhi spesifikasi.

Kata Kunci : Laston, lalu lintas sedang, Marshall, Elastomer Sintetis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK