PENGARUH BUKAAN JENDELA PADA DINDING BATA TERHADAP KAPASITAS DAN KEKAKUAN PORTAL BAJA DALAM MENAHAN BEBAN LATERAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH BUKAAN JENDELA PADA DINDING BATA TERHADAP KAPASITAS DAN KEKAKUAN PORTAL BAJA DALAM MENAHAN BEBAN LATERAL


Pengarang

Julia Maidar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada umumnya dinding pengisi digunakan sebagai pemisah antara satu ruang dengan ruang lainnya dan juga sebagai penutup bagian luar bangunan (cladding) untuk menghindari pengaruh lingkungan luar. Pada sebagian dinding pengisi terdapat bukaan seperti bukaan pintu atau jendela. Dalam perencanaannya dinding pengisi biasanya dianggap sebagai komponen non-struktural yang tidak memberikan pengaruh kekakuan pada struktur yang ditempatinya. Pada kenyataan menunjukkan, dinding pengisi mempunyai kecenderungan berinteraksi dengan portal dan memberi sumbangan yang besar terhadap kekakuan dan kekuatan struktur ketika terdapat beban lateral yang besar (gempa bumi) sehingga perilaku keruntuhannya berbeda antara portal tertutup (infill frame) dengan portal terbuka (open frame). Oleh karena itu untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh bukaan jendela pada dinding pengisi terhadap kapasitas dan kekakuan struktur dalam menahan beban lateral maka dilakukan pemodelan analisis struktur dengan mengambil objek bangunan Ruko 3 (tiga) lantai yang mengunakan elemen struktur portal baja. Dalam pemodelan ini nilai kekuatan dinding dimodelkan sebagai strut (3 strut) baik untuk dinding penuh maupun dinding dengan adanya bukaan jendela yang tercakup dalam 8 (delapan) pemodelan. Tahapan analisis yang dilakukan dimulai dengan mengumpulkan data dan memodelkan bangunan gedung yang ditinjau untuk dilakukan perhitungan pembebanan yang selanjutnya nilai yang telah didapatkan beserta nilai kekuatan dan lebar strut akan diinput dan dianalisis menggunakan metode non-linear pushover dengan bantuan program SAP2000 berdasarkan standar FEMA 356 dan FEMA 440. Dari hasil analisis diperoleh kekakuan paling kecil terdapat pada pemodelan 3 yaitu sebesar 421876,564 N/mm dengan persentase bukaan 9%, sedangkan nilai kekakuan paling besar terdapat pada model 1 yaitu sebesar 547894,136 N/mm dengan persentase bukaan 0%, hal ini menunjukkan bahwa kekakuan portal baja dengan dinding yang terdapat bukaan jendela memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan dinding tertutup (tanpa bukaan). Kondisi keruntuhan bangunan pada setiap model ketika terjadi performance point termasuk dalam kategori Operational.


Kata kunci: Bukaan jendela, dinding, strut, analisis pushover, portal baja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK