PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PADA SAAT KONFLIK BERSENJATA DI YAMAN MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PADA SAAT KONFLIK BERSENJATA DI YAMAN MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL


Pengarang

Wirda Anggrayni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010261

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

342.087 72

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

WIRDA ANGGRAYNI, Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pada

2016 Saat Konflik Bersenjata Di Yaman Menurut

Hukum Humaniter Internasional

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

(viii,60) pp., bibl.,appdx.

(Prof. Dr. Adwani, S.H,.M.Hum)

Sengketa bersenjata non internasional adalah kondisi pertempuran antara

angkatan bersenjata pernerintah dengan kelompok bersenjata yang terorganisir

didalam wilayah suatu Negara. Konflik bersenjata di Yaman menimbulkan

banyak korban terutama anak-anak. Men urut Ketentuan Pasal 27 Konvensi

Jenewa 1949 menyatakan bahwa orang-orang yang dilindungi, dalam segala

keadaan berhak akan penghormatan atas din pribadi, kehormatan hak-hak

kekeluargaan, keyakinan dan praktek keagamaan, serta adat-istiadat dan kebiasaan

mereka. Pada Pasal 3 konvensi-konvensi jenewa 1949 menentukan aturan-aturan

HHI dan kewajiban para pihak yang berkonflik untuk melindungi korban perang

dalam perang yang tidak bersifat intemasional, namun perlindungan terhadap

anak belum efektifsebagaimana mestinya.

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk

bentuk mengenai perlindungan hukurn terhadap anak path saat konflik bersenjata

non internasional di Yaman menurut hukum humaniter intemasional. Serta untuk

menjelaskan hambatan-hambatan yang muncul dalam membenkan perlindungan

menurut 1-lukum Humaniter Internasional terkait perlindungan hukum terhadap

anak pada saat konflik bersenjata non internasional di Yaman.

Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian

kepustakaan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan menipelajan serta

menganalisa perlindungan hukum terhadap anak menurut hukum humaniter

internasional, peraturan perundang-undangan, buku teks, surat kabar, tulisan

ilmiah, dan literatur-literatur yang ada relevansinya dengan masalah yang dibahas

dalam penulisan ini.

Berdasarkan hasil penelitian dan penulisan skripsi ini menunjukkan bahwa

secara umum. perlindungan hukum yang diberikan kepada anak-anak Iebih tertuju

kepada akibat sengketa bersenjata yang menimpa atau berdampak kepada anak

anak yang tidak ikut turut serta dalam peperangan, tidak dilaksanakannya prinsip

pembedaan, prinsip perlindungan serta prinsip proporsional. Hambatannya yaitu

born cluster dan born kimia fosfor putih yang menewaskan banyak korban dan

hancurnya gedung-gedung di Yaman serta pemberontak Houthi membatasi

masuknya bantuan kemanusiaan.

Disarankan kepada Pemerintah Yaman agar dapat memecahkan masalah

peperangan dengan pemberontak Houthi. Sehingga nantinya tidak ada lagi perang

antar saudara serta dapat melindungi penduduk sipil atau warga Negara Yarnan

terutama anak-anak demi terciptanya Negara yang damai dan makrnur.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK