<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2810">
 <titleInfo>
  <title>Perbandingan Performansi Relational Database Management System (RDBMS) antara MySQL 5.5.31 dengan MariaDB 5.5.31</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifyal Izzi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan database untuk mengelola kumpulan informasi dengan baik semakin dibutuhkan. Banyaknya masalah dalam mengelola database, membuat informasi dalam database sulit untuk diperoleh. Untuk menyelesaikan masalah pengelolaan database, maka dibutuhkan suatu perangkat yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. MySQL merupakan suatu perangkat yang dapat digunakan untuk mengelola database dan memiliki performansi yang baik. MySQL memiliki turunan yang juga digunakan untuk mengelola database yaitu MariaDB. Perintah yang digunakan pada MariaDB sama seperti yang digunakan pada MySQL. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap kemampuan performansi MySQL dan MariaDB dengan menggunakan software pengukur performansi database yaitu SysBench. Pengujian dilakukan dalam keadaan default dan tuning dengan menggunakan mode read-only dan mode advanced transactional. Pengujian dilakukan dengan mengukur total waktu eksekusi yang dibutuhkan oleh MySQL dan MariaDB terhadap pengaruh jumlah request (total number of events) sebesar 50000 dan jumlah thread sebesar 20, 40, 60, 80 dan 100 dengan masing-masing mengukur 30 kali pengujian. Pengujian menggunakan 2 client dan 2 server, dimana server 1 diinstal MySQL, server 2 diinstal MariaDB, sedangkan client 1 dan client 2 diinstal SysBench. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dengan menggunakan mode read-only, dalam keadaan default, MySQL lebih cepat dari MariaDB, sedangkan dalam keadaan tuning, MySQL lebih cepat dari MariaDB, jika dilihat dalam keadaan default dan keadaan tuning, maka MySQL (tuning) yang paling cepat. Dengan menggunakan mode advanced transactional, dalam keadaan default, MySQL lebih cepat dari MariaDB, sedangkan dalam keadaan tuning, MySQL lebih cepat dari MariaDB, jika dilihat dalam keadaan default dan keadaan tuning, maka MySQL (default) yang paling cepat.&#13;
Kata Kunci : Advanced transactional, MariaDB, MySQL, Read-only, SysBench</note>
 <subject authority="">
  <topic>DATABASES MANAGEMENT SYSTEMS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MYSQL 5.5.31</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MARIADB 5.5.31</topic>
 </subject>
 <classification>005.74</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>2810</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-12-24 12:25:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-03 09:49:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>