ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PARKIR PADA KAWASAN PASAR PEUNAYONG TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN W.R. SUPRATMAN KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PARKIR PADA KAWASAN PASAR PEUNAYONG TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN W.R. SUPRATMAN KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Riza Ofansha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200060079

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan W.R. Supratman merupakan salah satu jalan kolektor yang mempunyai
peranan penting dalam mendukung perkembangan sektor perdagangan dan jasa di
Kota Banda Aceh. Namun, penggunaan ruang di kawasan perdagangan tidak
sesuai dengan peruntukannya, sehingga menimbulkan hambatan bagi arus lalu
lintas dan mengurangi kapasitas ruas jalan. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui apakah aktivitas pasar sangat berpengaruh terhadap tingkat
pelayanan jalan di Jalan W.R. Supratman dan bagaimana skenario penanganan
kemacetan yang terjadi pada ruas Jalan tersebut. Analisis tingkat pelayanan jalan
ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Data yang
dibutuhkan yaitu volume lalu-lintas, hambatan samping, waktu tempuh, dan
geometrik jalan. Data sekunder berupa jumlah penduduk dan lokasi penelitian
yang didapat dari instansi terkait. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data,
didapat volume puncak terjadi di hari Senin, 17 Oktober 2016 pada pukul 07.00-
08.00 WIB sebesar 2080 smp/jam dengan kelas hambatan samping sangat tinggi
(1021 kej/jam). Kecepatan tempuh aktual pada kondisi eksisting 13,55 km/jam
dan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,97. Nilai DS yang diperoleh > 0,75; ini
membuktikan kinerja jalan memiliki masalah yang disebabkan adanya aktivitas
pasar dikawasan tersebut. Analisis dengan skenario penataan ulang on-street
parking didapat DS sebesar 0,58 dan ini membuktikan kinerja jalan menjadi lebih
baik. Penerapan skenario off-street parking diperoleh DS sebesar 0,53. Hal ini
membuktikan penerapan salah satu dari dua skenario tersebut menghasilkan
kinerja jalan yang baik, namun penerapan pelarangan parkir (off-street parking)
merupakan pilihan terbaik, karena menghasilkan nilai DS yang lebih kecil dari
penataan ulang on street parking (0,53 < 0,58).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK