AGLOMERASI WARUNG KOPI DI KOTA BANDA ACEH STUDI KASUS : JALAN P. NYAK MAKAM DAN JALAN DR. MOH. HASAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AGLOMERASI WARUNG KOPI DI KOTA BANDA ACEH STUDI KASUS : JALAN P. NYAK MAKAM DAN JALAN DR. MOH. HASAN


Pengarang

Yordan Firmansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1101101010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

330.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

v
ABSTRAK
Judul : Aglomerasi Warung Kopi di Kota Banda Aceh Studi Kasus:
Jl. P. Nyak. Makam dan Jl. Dr. Moh. Hasan
Nama : Yordan Firmansyah
NIM : 1101101010032
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan
Dosen Pembimbing : Dr. Muhammad Nasir, S.E, M.Si, MA
Konsentrasi : Ekonomi Regional dan Perkotaan
Aceh pasca terjadinya Tsunami telah mengalami perkembangan yang signifikan,
masuknya lembaga swadaya asing (NGO) turut memberi dampak signifikan
terhadap pembangunan dan perkembangan perekonomian Aceh. Bencana Alam
Tsunami yang turut melemahkan perekonomian Aceh, juga terlihat dampaknya di
wilayah Ibu Kota Aceh, yakni Kota Banda Aceh, hal tersebut dapat dilihat dari
infrastruktur yang mengalami kerusakan parah pasca tragedi Tsunami. Kota
Banda Aceh sebagai pusat perekonomian di Aceh terus mengalami perkembangan
pasca Tsunami dengan tingkat realisasi PAD Kota Banda Aceh pada tahun 2013
sebesar 129,170,160,462 merupakan hal yang sangat positif bagi Kota Banda
Aceh. Studi kasus yang dilakukan di Kota Banda Aceh khususnya di Jl. P. Nyak
Makam dan Jl. Dr. Moh. Hasan ini menganalisis pengaruh aglomerasi warung
kopi dengan menggunakan metode dekriptif kualitatif, penelitian ini
mewawancarai 53 pemilik atau pengelola warung kopi di Jl. P. Nyak. Makam dan
Jl. Dr. Moh. Hasan. Hasil survei lapangan menunjukkan bahwa aglomerasi
warung kopi di Jl. P. Nyak. Makam dan Jl. Dr. Moh. Hasan terjadi pada tahun
2014-2016 dan rata-rata pendapatan warung kopi daerah yang diteliti sebesar Rp.
1.2 juta – 2.5 juta per hari. Dengan jumlah penghasilan tersebut para investor
warung kopi merasa tergiur untuk membuka usaha warung kopi di Jl. P. Nyak.
Makam dan Jl. Dr. Moh. Hasan dikarenakan keuntungan yang besar, wilayah
yang strategis dan dekat dengan kota. Dengan demikian pemerintah Kota Banda
Aceh harus memperhatikan aglomerasi warung kopi di kedua daerah ini karena
hal tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh di masa
yang akan datang.
Kata Kunci : warung kopi, tingkat aglomerasi, deskriptif kualitatif

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK