KORELASI JUMLAH PENGELUARAN KONSUMSI ROKOK DENGAN JUMLAH PENGELUARAN KONSUMSI MAKANAN PADA MASYARAKAT MISKIN (STUDI KASUS KECAMATAN DARUL IMARAH, KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KORELASI JUMLAH PENGELUARAN KONSUMSI ROKOK DENGAN JUMLAH PENGELUARAN KONSUMSI MAKANAN PADA MASYARAKAT MISKIN (STUDI KASUS KECAMATAN DARUL IMARAH, KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

Darma Satria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1201101010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

339.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Korelasi Jumlah Pengeluaran Konsumsi Rokok Dengan Jumlah
Pengeluaran Konsumsi Makanan Pada Masyarakat Miskin
(Studi Kasus Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar)

Nama : Darma Satria
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing : Dr. Taufiq C. Dawood, S.E., M.Ec. Dev

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui korelasi jumlah pengeluaran
konsumsi rokok dengan jumlah pengeluaran konsumsi makanan pada masyarakat
miskin di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.Untuk mengetahui
hubungan antara variabel penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi
pearson. Korelasi Pearson digunakan karena kedua variabel tersebut belum jelas
arah hubungannya dan tidak terdefinisi dengan baik berdasarkan teori
sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara jumlah
pengeluaran konsumsi rokok dengan jumlah pengeluaran konsumsi makanan pada
masyarakat miskin di Kecamatan Darul Imarah adalah negatif, negatif artinya
ketika jumlah pengeluaran konsumsi rokok meningkat akan mengurangi jumlah
pengeluaran untuk konsumsi makanan, namun hubungan keduanya adalah lemah
yang dikarenan terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi jumlah
pengeluaran konsumsi rokok diluar jumlah pengeluaran konsumsi makanan
seperti selera, usia, perilaku, biaya kesehatan, dan pendidikan.Berdasarkan
penelitian ini pemerintah diharapkan mampu memberikan sosialisasi tentang
dampak yang ditimbulkan dari konsumsi rokok, baik dari aspek ekonomi ataupun
kesehatan.

Kata Kunci : Kemiskinan, Jumlah Pengeluaran Konsumsi Rokok, Jumlah
Pengeluaran Konsumsi Makanan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK