<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27963">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ramadhan Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MUHAMMAD RAMADHAN :&#13;
NASUTION,&#13;
2016.&#13;
ABSTRAK&#13;
STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH&#13;
KONSTITUSI NOMOR 56/PUUXIII/2015&#13;
DALAM PENGUJIAN&#13;
UNDANG-UNDANG NOMOR 22&#13;
TAHUN 2002 TENTANG GRASI&#13;
SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH&#13;
DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR&#13;
5 TAHUN 2010 TENTANG GRASI&#13;
YANG DIBERIKAN OLEH PRESIDEN.&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(V,53) PP., bibl., app.&#13;
(Prof. Dr. Husni Jalil., S.H., M.Hum)&#13;
Unsur Pasal 11 ayat (1) dan (2) tidak mencerminkan kepastian hukum&#13;
sehingga bertentangan dengan ketentuan Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang&#13;
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi: setiap orang&#13;
berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil&#13;
serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.&#13;
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengujian Undang-Undang 22&#13;
Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun&#13;
2010 tentang grasi. Pasal 11 ayat (1) dan (2) bertentangan dengan beberapa pasal&#13;
yang terdapat di Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.&#13;
Untuk memperoleh data dalam skripsi ini, metode penelitian yang&#13;
digunakan adalah metode penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang&#13;
dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder. Bahanbahan&#13;
tersebut&#13;
&#13;
kemudian disusun sistematis, dikaji, kemudian ditarik kesimpulan&#13;
dalam hubungannya dengan masalah yang akan dikaji.&#13;
Berdasarkan hasil analisis mengenai pengujian Undang-Undang Grasi,&#13;
prinsip negara hukum tidak boleh ditegakkan dengan mengabaikan prinsip-prinsip&#13;
demokrasi yang diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia&#13;
Tahun 1945. Oleh karena itu, perlu ditegaskan pula bahwa kedaulatan berada&#13;
ditangan rakyat yang dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar Negara&#13;
Republik Indonesia Tahun 1945 (constitutional democracy) yang diimbangi&#13;
dengan penegasan bahwa Negara Indonesia adalah Negara hukum yang&#13;
berkedaulatan rakyat atau demokratis (democratische rechtstaat).&#13;
Disarankan masalah pemberian grasi dalam Undang-Undang Grasi diatur&#13;
secara tegas pengaturannya. Karena pemberian grasi selalu dibayangi&#13;
ketidakjelasan ukuran objektif bagi penerima grasi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27963</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-12-27 15:42:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-12-27 15:51:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>