DAMPAK KEMACETAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI PENGGUNA JALAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK KEMACETAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI PENGGUNA JALAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Rahmat Hidayat - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1201101010105

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.068

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Dampak Kemacetan Terhadap Sosial Ekonomi Pengguna
Jalan di Kota Banda Aceh
Nama : Rahmat Hidayat
Nim : 1201101010105
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/EkonomiPembangunan
Dosen Pembimbing : Diana Sapha A H, S.E, M.Si
Konsentrasi : Ekonomi Regional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial ekonomi yang
dirasakan pengguna jalan dan mengestimasi besarnya kerugian pengguna jalan
akibat kemacetan dilihat dari nilai kompensasi (WTA) yang bersedia mereka
terima. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari hasil
wawancara menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada 70 orang responden.
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan
menggunakan metode Random Sampling. Data kemudian dianalisis dengan
menggunakan metode deskriptif kuantitatif kualitatif. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa nilai rata-rata WTA terhadap kemacetan yang diekspresikan
responden untuk kendaraan roda empat (mobil) adalah Rp 64.062,5 dan Rp
61.000 untuk kendaraan roda dua (motor). Berdasarkan penelitian ini sebaiknya
pemerintah Kota Banda Aceh membuat suatu kebijakan yang bisa mengurai
kemacetan, yaitu dengan cara pembatasan jumlah kendaraan pribadi diikuti
dengan peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik, misalnya: peningkatan
biaya kepemilikan pajak kendaraan bermotor. Selain itu, Pemerintah juga harus
membuat perencanaan tata kota yang disesuaikan dengan kepadatan aktivitas kota
Banda Aceh.

Kata Kunci : Kemacetan, Willingness to Accept (WTA).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK