<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27910">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilham Imaman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
ILHAM IMAMAN, MEKANISME PEMAKZULAN (IMPEACHMENT) &#13;
PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN&#13;
OLEH MAJELIS PERMUSYAWARATAN&#13;
RAKYAT MENURUT UNDANG-UNDANG&#13;
DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA&#13;
TAHUN 1945 &#13;
2016 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
 (v. 59) pp., bibl.&#13;
 &#13;
                         (Andri Kurniawan, S.H., M.H.)&#13;
 &#13;
Pasal 7B Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945&#13;
(UUD NRI 1945) mengatur tentang mekanisme pemakzulan presiden  dan/atau&#13;
wakil presiden yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan&#13;
terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi (MK)&#13;
untuk memeriksa, mengadili, dan memutuskan pendapat DPR, tentang dugaan&#13;
pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Presiden seperti melakukan&#13;
penghianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya,&#13;
atau perbuatan tercela, terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden&#13;
dan/atau Wakil Presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 7A UUD NRI 1945.&#13;
Proses selanjutnya apabila putusan MK membenarkan usul DPR maka diteruskan&#13;
ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang memutuskan dapat atau&#13;
tidaknya Presiden dan/atau Wakil Presiden dimakzulkan &#13;
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dan meneliti alasan&#13;
dilakukannya amandemen terhadap UUD NRI 1945 mengenai pasal pemakzulan,&#13;
serta mencari dan meneliti sifat putusan MK terkait dengan pemakzulan Presiden&#13;
dan/atau Wakil Presiden menurut UUD NRI 1945. &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan&#13;
menggunakan data-data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan&#13;
tersier kemudian disajikan menggunakan pendekatan perundang-undangan&#13;
dimana data-data tersebut dianalisis secara kualitatif. &#13;
Hasil penelitian ditemukan bahwa yang menjadi alasan dimasukkannya&#13;
pasal mengenai pemakzulan pada amandemen ketiga UUD NRI 1945 adalah&#13;
untuk memberi kepastian hukum mengenai impeachment, karena sebelum&#13;
amandemen tidak ada aturan terperinci yang mengatur tentang impeachment.&#13;
Ditemukan pula bahwa sifat putusan MK terkait impeachment adalah hanya&#13;
sebagai pertimbangan bagi MPR. Tidak ada aturan mengikat yang mengharuskan&#13;
MPR untuk mengikuti putusan MK. Jadi bisa saja putusan MK dianulir oleh MPR&#13;
melalui sidang paripurna MPR &#13;
Disarankan agar putusan akhir mengenai impeachment yang diusulkan&#13;
oleh DPR berada di Mahkamah Konstitusi (MK) saja, sedangkan MPR hanya&#13;
menjalankan putusan MK. Adapun cara untuk merealisasikan saran tersebut&#13;
adalah dengan melakukan amandemen kelima terhadap UUD NRI 1945. &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27910</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-12-23 15:31:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-12-23 15:37:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>