Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONSISTENSI PENERAPAN MOTIF PINTOE ACEH, MOTIF REUNCONG DAN MOTIF KUPIAH MEUKUTOP PADA KUPIAH ACEH PRODUKSI SINAR MUDA DESA BRANDANG BAYU KECAMATAN SYAMTALIRA BAYU KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Yuni Muzdalifah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206102030022
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: konsistensi, kerajinan, Kupiah Aceh
Penelitian yang berjudul “konsistensi penerapan motif Pintoe Aceh, motif Reuncong dan motif Kupiah Meukutop pada Kupiah Aceh produksi Sinar Muda Desa Brandang Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara” ini mengangkat masalah bagaimanakah konsistensi penerapan motif Pinto Aceh, motif Reuncong, dan Kupiah Meukutop dengan motif-motif lain pada Kupiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang konsistensi penerapan motif Pinto Aceh, motif Reuncong, dan Kupiah Meukutop dengan motif-motif lain pada pembuatan Kupiah Aceh tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian diperoleh data tentang motif yang masih konsisten digunakan pada Kupiah Aceh adalah motif Pintoe Aceh, motif Reuncong dan motif Kupiah Meukutop. Selain itu juga mengembangkan motif-motif lain yang digunakan di pinggir-pinggir motif Pintoe Aceh, motif Reuncong dan motif Kupiah Meukutop. Motif-motif yang digunakan di rumah produksi Sinar Muda diantaranya motif awan-awan (awan berarak), motif Sisek Meuria (sisik rumbia), motif Puta Taloe (pintal tali), motif Bungong Glima (bunga buah delima), motif Bungong Kundo (bunga buah kundur), motif Pucok rebung (pucuk tunas bambu), motif Oen Paku (daun pakis), motif Sisek Naga (sisik naga), motif Gigoe Darut (gigi balalang), motif Reuncong (rencong), dan motif Awan Si Tangke.
Tidak Tersedia Deskripsi
RAGAM MOTIF DAN MAKNA YANG TERDAPAT PADA KUPIAH RIMAN DI DESA ADAN MEUNASAH DAYAH KECAMATAN MUTIARA TIMUR KABUPATEN PIDIE (Zakiati Am, 2018)
PENERAPAN MOTIF KUPIAH MEUKEUTOP SEBAGAI HIASAN PADA BUSANA DAN PELENGKAPNYA (Maulidiana, 2017)
KUPIAH MEUKEUTOP DI DESA GAROT CUT KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE (PERKEMBANGAN BENTUK) (Eka Fitriawati, 2021)
PENENTUAN MOTIF DALAM PEMBUATAN KUPIAH SYAM DI DESA GAROT CUT KABUPATEN PIDIE (HADRATIN ZAHRAH, 2025)
EKSISTENSI DAN MAKNA FILOSOFI MOTIF IJA KROENG ACEH (TYA HAFNI HUMAIRA, 2021)