<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27737">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGGUNAAN ENERGI BAHAN BAKAR UNTUK PROSES PENGERINGAN KEUMAMAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmat Rezal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan tongkol merupakan jenis ikan laut yang sangat banyak di perairan Aceh. &#13;
Produksi ikan tongkol di Aceh terus meningkat setiap tahunnya, saat panen raya&#13;
banyak ikan yang tidak termanfaatkan. Pengawetan ikan yang dilakukan dengan&#13;
cara pengeringan dibawah sinar matahari masih belum efesien karena energi&#13;
matahari tidak selalu ada, bahkan kualitas ikan yang dihasilkan masih rendah&#13;
mutunya akibat terkontaminasi kotoran dan sering dihinggapi lalat. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengkaji tentang pengeringan terhadap ikan tongkol yang&#13;
diproses menjadi keumamah dengan temperatur pengeringan yang optimal. Dan&#13;
menganalisa laju penurunan kadar air serta perhitungan bahan bakar yang&#13;
digunakan yang terdiri dari cerobong, ruang pengering dan ruang pembakaran.&#13;
Hasil pengujian menunjukkan pengeringan yang efektif diperoleh pada pengujian&#13;
ketiga dengan waktu pengeringan 7 jam, pengujian 1 dilakukan dengan bahan&#13;
bakar kayu dan 2 serta 14 jam dilakukan dengan bahan bakar minyak untuk&#13;
pengujian 3 dilakukan dengan bahan bakar gas Elpiji 12 kg. Kadar air yang&#13;
dicapai masing-masing model ikan yaitu 42.42% (pengeringan 1 dengan BB kayu&#13;
), 58.58 % (pengeringan 2 dengan BB minyak), 59.26% (pengeringan 3 dengan&#13;
BB gas Elpiji 12 kg), 58.18%.&#13;
    &#13;
Kata kunci : Keumamah, Proses Pengeringan, Bahan Bakar, Energi Panas,&#13;
Distribusi Temperatur.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27737</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-12-15 16:02:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-12-15 16:06:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>