Uji Kuat Tekan Bata dari Dedak (Bran Brick) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

Uji Kuat Tekan Bata dari Dedak (Bran Brick)


Pengarang

cici fitryanto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004001010076

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

693.21

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Telah dilakukan pembuatan batu bata dengan campuran berupa bekatul padi atau biasa sering disebut dedak. Dedak merupakan limbah proses pengolahan gabah dan tidak dikonsumsi manusia, sehingga tidak bersaing dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui campuran yang lebih ekonomis dan memiliki nilai kuat tekan minimum dan maksimum terhadap bata dedak (bran brick). Komposisi campuran bata dedak ini terdiri dari semen, pasir, dedak dan air dengan perbandingan 1 : 3: 1 ( 1PC : 3DDK : 1PS ). Komposisi bata dedak tersebut dilakukan dengan proses pemadatan dari 140% volume campuran bata dedak menjadi 100% volume bata dedak, dengan ukuran 5 cm x 10 cm x 20 cm untuk bata tunggal dan 5 cm x 10 cm x 10 cm untuk bata berpasangan dengan tebal siar 1 cm, kemudian dilakukan pengujian karakteristik sifat-sifat mekanik dan fisis benda uji seperti; kuat tekan dan berat jenis setelah pengeringan berumur 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan bata dedak (bran brick) tunggal pada perawatan beton tidak terlindung lebih baik dari pada perawatan terlindung yaitu 52,85% lebih besar bata dedak tunggal tidak terlindung dengan nilai kuat tekannya 12,07 kg/cm2 daripada kuat tekan bata dedak tunggal terlindung dengan nilai kuat tekannya 5,69 kg/cm2. Nilai kuat tekan bata dedak berpasangan untuk kondisi tidak terlindung sebesar 5,84 kg/cm2 sedangkan nilai kuat tekan bata dedak berpasangan pada kondisi terlindung turun menjadi 5,51 kg/cm2. Kuat Tekan bata dedak (bran brick) masih lebih rendah dari kuat tekan bata merah produksi rakyat, dan masih belum dapat dimasukkan klasifikasi bata pejal menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-0348-1989, bata merah menurut NI-10, 1978 dan SII tahun 1978. Besarnya berat jenis bata dedak tidak terlindung sebesar 1,04 gr/cm3 sedangkan pada bata dedak terlindung 1,10 gr/cm3. Besarnya berat jenis bata dedak maksimum adalah 1,10 gr/cm3 dapat digolongkan sebagai bata ringan berdasarkan ASTM C 55-06.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK