Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN TELUR AYAM DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Nurbaiti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0901101010060
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
339.48
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan telur ayam di Kota Banda Aceh. Model yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS) dengan memakai data sekunder dalam bentuk time series.
Berdasarkan hasil penelitian, harga telur ayam dan jumlah penduduk berpengaruh secara nyata terhadap permintaan telur ayam di Kota Banda Aceh sedangkan pendapatan berpengaruh secara tidak nyata terhadap permintaan telur ayam di Kota Banda Aceh.
Masyarakat Kota Banda Aceh berpeluang untuk membuka usaha dengan memproduksi telur ayam yang akan melahirkan industri pakan ternak sehingga tantangan produksi dapat dihadapi. Pemerintah Kota Banda Aceh melalui lembaga-lembaganya agar membuat kebijakan yang mampu mendorong pembangunan sektor peternakan khususnya budidaya telur ayam ras agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap permintaan telur.
Kata Kunci : Permintaan, harga telur ayam, harga ikan teri, pendapatan, jumlah penduduk
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS ELASTISITAS PERMINTAAN TELUR AYAM RAS DI KOTA BANDA ACEH (HAURA SALSABILA, 2024)
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PERMINTAAN TELUR AYAM KAMPUNG DI PASAR PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH (Teuku Makmun, 2020)
ANALISIS PASAR TELUR AYAM RAS DI PROVINSI ACEH (RIZQA SITI HAJAR, 2019)
ANALISIS SOSIAL BUDAYA KONSUMEN TELUR AYAM RAS PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (Yustini, 2021)
ANALISIS ELASTISITAS PERMINTAAN TELUR AYAM RAS DI KOTA BANDA ACEH (Muliadi, 2025)