<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27513">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS GAYA BAHASA DALAM MELENGKANPADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggun Hayati Rahman </namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata kunci: gaya bahasa, melengkan, analisis&#13;
&#13;
Penelitian  ini  berjudul  “Analisis  Gaya  Bahasa  dalam Melengkan pada  Adat Perkawinan  Masyarakat  Gayo  Aceh  Tengah”.  Rumusan  masalah  penelitian  ini adalah gaya  bahasa  apa  sajakah  yang  terdapat  di  dalam melengkan pada  adat perkawinan  masyarakat  Gayo  Aceh  Tengah? Penelitian  ini bertujuan  untuk mendeskripsikan jenis-jenis gaya  bahasa  yang  terdapat  di  dalam melengkan pada adat  perkawinan  masyarakat  Gayo  Aceh  Tengah. Penelitian  ini  menggunakan penelitian kualitatif dengan  metode  lapangan  (field  research).  Teknik pengumpulan data dilakukan  dengan  teknik rekam dan catat. Sumber  data  penelitian  ini  adalah enam  orang  pemelengkan pada  adat  perkawinan  masyarakat  Gayo  Aceh  Tengah di Kecamatan Bebesen, Kecamatan Pegasing, dan Kecamatan Kebayakan. Analisis data dalam  penelitian  ini  dilakukan  dengan  memilih  dan  menyaring,  mengelompokkan, menganalisis,  dan  menyajikan jenis-jenis gaya  bahasa  yang  terdapat  di  dalam melengkan pada  adat  perkawinan  masyarakat  Gayo  Aceh  Tengah. Hasil  penelitian menunjukkan  terdapat tiga  jenis  gaya  bahasa  berdasarkan  struktur  kalimat  dan  11 jenis  gaya  bahasa  berdasarkan  langsung  tidaknya  makna  dari  84  data.  Gaya  bahasa yang  tergolong  berdasarkan  struktur  kalimat  adalah  gaya  bahasa  klimaks,  gaya bahasa  paralelisme,  dan  gaya  bahasa  repetisi.  Gaya  bahasa  yang  tergolong berdasarkan  langsung  tidaknya  makna  adalah  gaya  bahasa aliterasi, gaya  bahasa asonansi, gaya  bahasa anastrof, gaya  bahasa asindeton, gaya  bahasa polisindeton, gaya  bahasa kiasmus, gaya  bahasa tautologi, gaya  bahasa eroteris  atau  pertanyaan retoris, gaya  bahasa koreksio  atau  epanortosis, gaya  bahasa hiperbola,  dan gaya bahasa simile.  Gaya  bahasa berdasarkan  struktur  kalimat  yang  paling  dominan muncul  dalam melengkan adalah  gaya  bahasa  repetisi.  Gaya bahasa  berdasarkan langsung  tidaknya  makna  yang  paling  dominan  muncul  dalam melengkan adalah gaya bahasa tautologi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27513</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-11-21 20:01:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-22 08:55:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>