Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DISTRIBUSI DAN KELIMPAHAN MEIOFAUNA DI PERAIRAN KUALA JEUMPA KECAMATAN JEUMPA, KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
Fitria Hanum - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1211101010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelimpahan dan distribusi meiofauna di Perairan Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan April – Mei 2016. Metode purpossive sampling digunakan untuk menentukan 3 stasiun pengambilan data, yang meliputi kawasan hilir, hulu dan muara sungai, kemudian sampel yang ditemukan dianalisis di laboratorium. Hasil yang didapat dari kelimpahan meiofauna berkisar 222 ind/m2 – 3963 ind/m2 adalah terdiri dari kelimpahan Acarina sp. 222 ind/m2, kelimpahan Annulonemertes sp. 593 ind/m2, kelimpahan Cumacea sp. 481 ind/m2, kelimpahan Cyatholaimus sp. 3963 ind/m2, kelimpahan Eggerelloides scabrous 630 ind/m2, kelimpahan Kalipthorincia sp. 1037 ind/m2, kelimpahan Patagonacyther senescens 556 ind/m2, kelimpahan Syllides sp. 1593 ind/m2 dan kelimpahan Decapoda 407 ind/m2. Kelimpahan meiofauna tertinggi di perairan Kuala Jeumpa adalah Cyatholaimus sp. dan terendah adalah Acarina sp. Selain itu, pola distribusi meiofauna adalah mengelompok dan jenis sedimen di perairan Kuala Jeumpa adalah pasir sedang dan pasir halus.
Kata kunci: Kelimpahan, distribusi, meiofauna, Cyatholaimus sp., Acarina sp., Kuala Jeumpa.
ABSTRACT
This study was conducted to determine the abundance and distribution of meiofauna in the waters of Kuala Jeumpa, Jeumpa subdistrict, Bireuen regency. Sampling was taken in April until May 2016 waters. Purposive sampling method was used to determine the 3 stations of data collection, which includes downstream, upstream and estuary area, and then the data was analyzed in the laboratory. The results obtained from the abundance of meiofauna ranging from 222 ind/m2 - 3963 ind/m2 was made up of an abundance of Acarina sp. 222 ind/m2, abundance of Annulonemertes sp. 593 ind/m2, abundance of Cumacea sp. 481 ind/m2, abundance of Cyatholaimus sp. 3963 ind/m2, abundance of Eggerelloides scabrous 630 ind/m2, abundance of Kalipthorincia sp. 1037 ind/m2, abundance of Patagonacyther senescens 556 ind/m2, abundance of Syllides sp. 1593 ind/m2 and an abundance of Decapoda 407 ind/m2. The highest abundance of meiofauna in the Kuala Jeumpa waters is Cyatholaimus sp. and the lowest was Acarina sp. Distribution Acarina sp. to Decapoda is clustered. The conclusion that the abundance of meiofauna ranging between 222 ind/m2 - 3963 ind/m2. The distribution pattern (distribution) of meiofauna in Kuala Jeumpa waters are clustered. The types of sediment in this area is smalland ore sand.
Keywords: Abundance, distribution, meiofauna, Cyathulaimus sp., Acarina sp., Kuala Jeumpa waters.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA KELOMPOK SISWA BEASISWA (STUDI PADA SMA NEGERI 1 JEUMPA KABUPATEN BIREUEN) (Siti Sufra, 2025)
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA SUBTEMA HEWAN DAN TUMBUHAN DI LINGKUNGAN RUMAHKU KELAS IV SD NEGERI 3 JEUMPA KABUPATEN BIREUEN (Istialina, 2016)
MINAT SISWA-SISWI PADA PERMAINAN BOLA BASKET DI SMK NEGERI 1 JEUMPA KABUPATEN BIREUENRNTAHUN PELAJARAN 2014/2015 (NURAINI HANAFIAH, 2015)
UPAYA GURU DALAM MENANAMKAN SEMANGAT KEBANGSAAN PADA SISWA SMP NEGERI 1 JEUMPA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Benny Setiawan, 2019)
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG KERIPIK PISANG DI KABUPATEN BIREUEN (OKI HERAWAN, 2014)