KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM EKSTRAK DAUN KEMANGI ( OCIMUM SANCTUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS S | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM EKSTRAK DAUN KEMANGI ( OCIMUM SANCTUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS S


Pengarang

Silvia Desmara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101070093

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Silvia Desmara
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh
Minimum Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L)
terhadap Pertumbuhan Candida albicans
Candidia albicans (C. albicans) merupakan spesies Candida tersering penyebab
kandidiasis oral. Perawatan kandidiasis oral dapat diberikan baik secara topikal
maupun sistemik namun beberapa obat ini dapat menyebabkan efek samping dan
telah mengalami resistensi. Kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan tumbuhan
dengan kualitas minyak esensial yang baik dan banyak mengandung eugenol, fenol,
tanin dan terpenoid yang berperan aktif sebagai zat antifungal dan mampu
menghambat pertumbuhan jamur yang telah resistensi terhadap obat anti jamur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, Konsentrasi Hambat Minimum
(KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) ekstrak daun Ocimum sanctum L.
terhadap pertumbuhan C. albicans. Penelitian eksperimental laboratoris dengan
desain postest only control group ini menggunakan ekstrak daun Ocimum sanctum L.
yang dibuat dengan metode maserasi dalam pelarut n-heksana dan diklorometana,
selanjutnya ekstrak 100% daun Ocimum sanctum L. diencerkan menggunakan etanol
sehingga didapat konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Ekstrak daun Ocimum sanctum L.
yang telah diuji fitokimia, diuji aktivitas antifungal menggunakan metode dilusi
dengan Standart Plate Count (SPC) pada media SDA. Hasil analisis statistik dengan
Kruskal-Wallis menunjukkan ekstrak daun Ocimum sanctum L. berpengaruh secara
bermakna terhadap pertumbuhan C. albicans dengan nilai p=0,005 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK