UPAYA GURU BK DALAM MENANGANI SISWA YANG MELANGGAR TATA TERTIB SEKOLAH (SUATU PENELITIAN DI SMP NEGERI TAKENGON) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

UPAYA GURU BK DALAM MENANGANI SISWA YANG MELANGGAR TATA TERTIB SEKOLAH (SUATU PENELITIAN DI SMP NEGERI TAKENGON)


Pengarang

Raihan Fitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006104060024

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci: Upaya Guru BK - Pelanggaran Tata Tertib Sekolah

Penelitian yang berjudul: “Upaya Guru BK dalam Menangani Siswa yang Melanggar Tata Tertib Sekolah (Penelitian di SMP Negeri Takengon)” ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib yang dilakukan siswa di SMP Negeri Takengon dan upaya guru BK dalam menangani siswa yang melanggar tata tertib sekolah di SMP Negeri Takengon. Subjek penelitian ini adalah guru BK di SMP Negeri Takengon yang berjumlah 6 orang yang pernah memberikan layanan bimbingan dan konseling pada siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib yang dilakukan siswa di SMP Negeri Takengon yaitu pelanggaran ringan, sedang dan berat. Pelanggaran ringan, seperti seragam/atribut sekolah tidak lengkap, terlambat ke sekolah, tidak shalat dhuhur berjamaah, rambut gondrong, keluar saat belajar, pergi ke kantin saat belajar, menggangu teman saat belajar, membuang sampah sembarangan dan membuat keributan saat belajar. Pelanggaran sedang, seperti membolos, melindungi teman yang salah, berpacaran, menyalahgunakan uang SPP, tidak mengikuti upacara bendera, kurang sopan pada guru, tidak menghargai guru, merokok, tidak memakai jilbab dengan rapi, mengejek teman dan mencoret-coret meja atau kursi. Pelanggaran berat, seperti tawuran, berkelahi, main hakim sendiri, merokok, membawa handphone berisi video/gambar porno dan membawa senjata tajam. Upaya guru BK dalam menangani siswa yang melanggar tata tertib sekolah di SMP Negeri Takengon dilakukan dengan upaya preventif, kuratif dan developmental. Upaya preventif dengan memberikan layanan klasikal, bimbingan kelompok, pembinaan moral dan mental, konseling individual dan kelompok. Upaya kuratif dilakukan dengan konseling individual, pendekatan guru dan siswa secara terbuka, menjalin komunikasi dan pendekatan emosional. Sedangkan upaya developmental dilakukan melalui pendekatan emosional, menjaga situasi dan kondisi siswa agar bersikap lebih baik lagi di masa mendatang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK