Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBEDAAN STATUS GIZI USIA LANJUT DITINJAU DARI PENGGUNA GIGI TIRUAN DENGAN METODE MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT
Pengarang
Muthmainnah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1207101070009
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nama : Muthmainnah
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Perbedaan Status Gizi Usia Lanjut Ditinjau dari Pengguna Gigi Tiruan dengan Menggunakan Metode Mini Nutritional Assessment
Lansia merupakan tahap lanjut dari suatu proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stres lingkungan. Seseorang yang memasuki masa lansia juga berisiko terkena penyakit kronis pada rongga mulut, seperti karies gigi dan periodontitis yang merupakan faktor utama penyebab kehilangan gigi. Kehilangan gigi dapat mengurangi kapasitas pengunyahan, yang mempengaruhi pilihan makanan, status gizi, dan kesehatan umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi usia lanjut ditinjau dari pengguna gigi tiruan. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara quota sampling yang melibatkan 30 subjek yang memakai gigi tiruan dan 30 subjek yang tidak memakai gigi tiruan di Desa Ilie Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner Mini Nutritional Assessment. Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada status gizi usia lanjut ditinjau dari pengguna gigi tiruan (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan signifikan antara status gizi lansia yang memakai gigi tiruan dengan yang tidak memakai gigi tiruan.
Kata Kunci: status gizi, usia lanjut, gigi tiruan, kehilangan gigi.
ABSTRACT
Name : Muthmainnah
Study Program : Dentistry
Title : The Differences of Nutritional Status of the Elderly Viewed from Users Denture with Method Using Mini Nutritional Assessment
Elderly is an advanced stage of a process of a life marked by a decrease in the body's ability to adapt to environmental stress. A person who entered the elderly are also susceptible to chronic diseases on the oral cavity, such as dental caries and periodontitis that are the main factors causing tooth loss. Loss of teeth can reduce the capacity of mastication, which affects the choice of food, nutrition, and general health. The purpose of this study was to determine differences in the nutritional status of the elderly in terms of the denture. The study is an analytic study with cross-sectional approach. The sampling method was done by quota sampling involving 30 subjects who wear dentures and 30 subjects who did not wear a denture in the village of Ulee Kareng Ilie District of Banda Aceh. This research was conducted using the Mini Nutritional Assessment questionnaire. The results of the analysis using the Chi-Square test showed no significant differences on the nutritional status of the elderly are reviewed of the denture (p
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN STATUS GIZI BERDASARKAN MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT PADA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI KOTA BANDA ACEH (IRA RABBIATUL AUDAYA, 2021)
PENGARUH FAKTOR SOSIODEMOGRAFI TERHADAP STATUS GIZI LANSIA PENGGUNA GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN (GTSL) DI RSGM USK (Amalia Mahara, 2023)
PENGARUH POLA MAKAN PENGGUNA GIGI TIRUAN LEPASAN TERHADAP STATUS GIZI (PASIEN LANSIA DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH) (Laila Dara Maulida, 2023)
PERBEDAAN STATUS GIZI LANSIA YANG MEMAKAI GIGI TIRUAN DENGAN YANG TIDAK MEMAKAI GIGI TIRUAN DI UPTD PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH (Rizki Permatasari, 2016)
PENGARUH FAKTOR SOSIODEMOGRAFI TERHADAP STATUS GIZI PADA LANSIA PENGGUNA GIGI TIRUAN LENGKAP. (Rani Hadisah, 2024)