PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP PENINGKTAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP PENINGKTAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR


Pengarang

Afifussyakir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bising merupakan suara yang tidak diinginkan atau mengganggu kesehatan dan kenyamanan. Bising dapat menyebabkan gangguan pada aktifitas dan komunikasi yang kemudian akan berdampak pada respon stres dan kemungkinan berkembang menjadi penyakit yang tidak diinginkan. Stresor bising akan menyebabkan aktifnya aksis hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA-aksis) dan sintesis kortisol. Hormon kortisol mempunyai sifat yang berlawanan dengan insulin sehingga menyebabkan kadar gula darah tinggi.Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh tingkat kebisingan terhadap kadar gula darah pada hewan coba tikus putih wistar.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimentalmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode Posttest Only Control Design. Hewan coba yang digunakan sebanyak 24 tikus Wistar Jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok yang pada 3 kelompok dilakukan tindakan pemberian bising (82 dB, 97, dB, dan 112 dB) dan 1 kelompok tidak dilakukan tindakan pemberian bising, yaitu kelompok kontrol. Data dianalisis dengan uji statistik Saphiro Wilk dan levene, kemudian dilanjutkan dengan uji Anovadan BNT. Hasil penelitian ini menunjukan pemberian intensitas bising yang bertingkat menyebabkan peningkatan kadar gula darah sewaktu pada setiap kelompok hewan cobadimana sig(0.026) lebih kecil dari P-Value (0.05) dan pemberian intensitas bising diatas nilai ambang batas normal memiliki pengaruh lebih bermakna dibandingkan intensitas bising dibawah nilai ambang batas normal. Sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan kadar gula darah pada kelompok hewan coba dengan pemberian bising 112 dB.

Kata Kunci : Bising, Kadar Gula Darah, Stres

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK