Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE-A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI SISWA KELAS VII-1 MTsN TUNGKOB ACEH BESAR
Pengarang
Marhamah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906101120002
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
370.15
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata kunci : model pembelajaran, make-a match, hasil belajar
Model pembelajaran Make-A Match dilakukan karena selama ini pembelajaran masih cenderung mengacu pada buku teks, sehingga terkesan pelajaran geografi hanyalah berisi materi yang harus dihafal. Selama ini siswa yang pandai secara intelektual belum tentu memiliki keterampilan sosial. Model Make-A Match merupakan teknik pembelajaran mencari pasangan, siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep dalam suasana yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar IPS Geografi; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran IPS Geografi; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran IPS Geografi; dan (4) Respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran model Make-A Match. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-1 MTsN Tungkob yang berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh dengan (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat siklus I dari 36 siswa ada 7 siswa yang belum tuntas, dan siklus II dari 36 siswa 2 siswa yang belum tuntas, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 80,55% menjadi 94,44%; (2) Aktivitas guru yang dominan adalah membimbing siswa dalam mencari pasangan kartu, pada siklus I sebesar 28,75% kategorinya kurang sesuai dan siklus II sebesar 25% kategorinya sesuai. Aktivitas siswa yang dominan adalah saat siswa bergerak mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya, pada siklus I sebesar 21,25% kategorinya kurang sesuai dan siklus II sebesar 25% kategorinya sesuai; (3) Keterampilan guru dalam pembelajaran Make-A Match meningkat dari kategori baik, menjadi sangat baik; dan (4) Respon siswa 92% mengatakan baru dengan cara guru menerangkan materi pembelajaran, 89% mengatakan menarik mengenai model pembelajaran yang baru diikuti, 92% memahami materi pelajaran yang diikuti, 92% mengatakan menarik tentang komponen pembelajaran, 94% berminat untuk mengikuti pembelajaran, dan 94% siswa dapat memahami materi dengan menggunakan model pembelajaran Make-A Match.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA RNYANG MENGGUNAKAN MODEL MAKE-A MATCH DAN INDEX CARD MATCH DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH (SYARIFAH MAWADDAH MISWAR, 2015)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATERI ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH (CUT JULITA ZAHARA, 2014)
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJARRNIPS KELAS VII-4 SMP NEGERI 4 KEJURUAN MUDARNKABUPATEN ACEH TAMIANG (RAHIMAH, 2014)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH (Cut Khairul Rizqa, 2020)
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATERI PERISTIWA ALAM DI KELAS V SD NEGERI LAMPEUNERUT ACEH BESAR (Cut Ati Rahmah, 2015)