Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS SEKTOR PERDAGANGAN DAN JASA KOTA BANDA ACEH. STUDI KASUS : KEC. LUENG BATA
Pengarang
RIDHIA MAISARINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1009200060078
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh merupakan salah satu kawasan strategis berdasarkan potensi, aksesibilitas dan sebaran kegiatan sektoral untuk wilayah kota dan sekitarnya (hinterland). Qanun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 4 Tahun 2009 menetapkan salah satu pengembangan kawasan strategis kota berada di Kecamatan Lueng Bata dan sekitarnya. Kondisi Kecamatan Lueng Bata saat ini terus berkembang mengikuti pengembangan jalan (ribbons) dan pertambahan penduduk yang terus meningkat 0,40 % (tahun 2015), dengan kepadatan penduduk Kecamatan Lueng Bata sebesar 4.965 jiwa per km2. Apabila Kecamatan Lueng Bata dikembangkan sebagai kawasan strategis kota, maka diperlukan kajian dalam penataan dan pembangunan wilayah yang ditinjau dari aspek kependudukan, aspek ekonomi dan aspek pelayanan publiknya. Lingkup penelitian adalah kajian pada infrastruktur Kota Banda Aceh yaitu sistem perkotaan atau pusat pelayanan perkotaan, dan sarana-prasarana wilayah khususnya jaringan transportasi. Penelitian menggunakan metode gabungan yaitu kualitatif, kuantitatif dan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan kuesioner. Variabel yang digunakan adalah jumlah penduduk, jumlah fasilitas dan tingkat aksesibilitasnya dengan kawasan sekitar. Analisa data yang digunakan adalah orde perkotaan, gravitasi dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan strategis Kecamatan Lueng Bata dapat dikembangkan menjadi kawasan perdagangan dan jasa campuran namun perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana pelayanan publik yaitu pasar tradisional dan pasar modern, serta berpeluang untuk dilakukannya kerjasama regional sektor perdagangan dan jasa dengan wilayah Kabupaten Aceh besar sebagai hinterland untuk kemajuan ekonomi di Provinsi Aceh.
Kata kunci : Pengembangan kawasan, Strategis, Perkotaan, Perdagangan dan jasa
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PERKEMBANGAN KAWASAN PINGGIRAN KOTA (URBAN FRINGE) BANDA ACEH(STUDI KASUS : KECAMATAN BANDA RAYA, LUENG BATA DAN ULEE KARENG) (Maya Sari, 2014)
PROSPEK PENGEMBANGAN KOTA LHOKSEUMAWE DALAM MEMBANGUN KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) (robby dharmawan, 2013)
BATOH MALL DI BANDA ACEH TEMA : PEDESTRIAN MALL (Nurul Mahara Siska, 2024)
PEMBINAAN TERHADAP PELAKSANAAN KAWASAN TANPA ROKOK (SUATU PENELITIAN DI TERMINAL L300 LUNG BATA KOTA BANDA ACEH) (Agus Munandar, 2019)
UJI BAKTERIOLOGIS PADA AIR MINUM ISI ULANG DI DUA DESA (LEUNG BATA DAN PANTERIEK) KECAMATAN LUENG BATA KOTA BANDA ACEH (Yuliza Azella, 2017)