PROSES PEMBELAJARAN OLEH GURU MATA PELAJARAN PRAKARYA DI SMP NEGERI 11 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROSES PEMBELAJARAN OLEH GURU MATA PELAJARAN PRAKARYA DI SMP NEGERI 11 BANDA ACEH


Pengarang

Cut Miftahul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206104010037

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Cut Miftahur Jannah. 2016. Proses Pembelajaran Oleh Guru Mata Pelajaran
Prakarya di SMP Negeri 11 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Dra. Mukhirah, M.Pd., (2) Dra. Rosmala Dewi, M.Pd.

Kata kunci: proses pembelajaran, guru, mata pelajaran prakarya

Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimana proses pembelajaran oleh guru
yang bukan dari latar belakang pendidikan keahliannya di kelas VIII dan IX SMP
Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses
pembelajaran oleh guru mata pelajaran prakarya, langkah-langkah pembelajaran pada
keterampilan guru mengajar dan tanggapan siswa terhadap keterampilan guru
mengajar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek
dalam penelitian berjumlah 6 orang, 2 guru dan 4 siswa yang mewakili tiap-tiap
kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles and Huberman, reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisa data, temuan penelitian
ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Proses pembelajaran oleh guru mata
pelajaran prakarya yang bukan dari latar belakang pendidikan keahliannya. Guru
tidak dapat menguasai materi ajar secara optimal, media, model, dan sumber
pembelajaran tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Langkah-langkah
pembelajaran oleh kedua guru mata pelajaran prakarya belum optimal, kedua guru
tidak melakukan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi, kegiatan membuka,
kegiatan inti, dan menutup pelajaran seperti yang diharapkan. Tanggapan siswa
terhadap guru menyatakan bahwa, ketertarikan mereka belajar mata pelajaran
prakarya sangatlah baik, Namun, keadaan guru yang kurang memadai membuat
mereka menjadi kurang tertarik belajar mata pelajaran prakarya. Simpulan penelitian
ini adalah proses pembelajaran prakarya dikelas VIII dan IX di SMP Negeri 11
Banda Aceh meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi.
Proses pembelajaran oleh guru mata pelajaran prakarya dari penguasaan guru
terhadap materi ajar yang diberikan belum memadai, media/model, dan sumber
pembelajaran tidak diterapkan sebagaimana layaknya seorang guru profesional,
sehingga proses belajar mengajar kurang optimal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK