Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FAKTOR-FAKTOR UTAMA PENYEBAB DAN TINDAKAN KOREKSI UNTUK MEMINIMALISIR TERJADINYA KLAIM DALAM PELAKSANAAN PROYEK IRIGASI DI PROVINSI ACEH
Pengarang
Mahdisyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1009200060043
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pada proyek jaringan irigasi, sering terjadinya permasalahan yang menimbulkan klaim. Sebelum timbulnya perselisihan, biasanya selalu didahului oleh adanya klaim akibat adanya perubahan-perubahan dan ketidakpastian dalam menerjemahkan kontrak yang telah disepakati oleh para pihak yang membuat perjanjian. Apabila klaim tersebut baik dari pengguna jasa maupun penyedia jasa tidak dapat terselesaikan secara baik, maka akan menimbulkan sengketa yang berujung pada penyelesaian sengketa melalui pilihan hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya klaim dalam pelaksanaan proyek irigasi, dan mengidentifikasi tindakan koreksi untuk dapat meminimalisir terjadinya klaim dalam pelaksanaan proyek irigasi di Provinsi Aceh. Proyek yang diamati adalah proyek irigasi yang telah selesai dilaksanakan mulai dari tahun 2005-2015, dengan sumber dana yang berasal dari APBA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui metode survei kuesioner yang ditujukan kepada kontraktor bidang irigasi dengan sub bidang SI001, mulai dari kualifikasi K1, K2, K3, M1, dan M2 yang terdaftar pada LPJK Provinsi Aceh Tahun 2016. Berdasarkan data LPJK jumlah populasi perusahaan kontraktor berjumlah 2.818, melalui persamaan Slovin maka sampel penelitian diperoleh sebanyak 97 perusahaan kontraktor. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yang terdiri dari faktor konstruksi, faktor kondisi permukaan bawah tanah, faktor change order, dan faktor delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab terjadinya klaim dalam pelaksanaan proyek irigasi di Provinsi Aceh adalah faktor konstruksi, dengan nilai mean sebesar 4,44. Tindakan koreksi utama untuk meminimalisir terjadinya klaim dalam pelaksanaan proyek irigasi di Provinsi Aceh adalah, memastikan laporan harian secara detail dan terperinci, memiliki laporan survei site yang telah di update oleh konsultan, memiliki review lengkap dari semua dokumen konstruksi, menyiapkan semua laporan-laporan inspeksi, dan menyiapkan instruksi-instruksi tertulis yang diberikan kepada kontraktor.
Kata Kunci : Klaim, koreksi, pelaksanaan, proyek irigasi
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT YANG BERPENGARUH TERHADAP WAKTU PROYEK IRIGASI DI PROVINSI ACEH (Gunawan, 2016)
STUDI FAKTOR-FAKTOR UTAMA PENYEBAB PEMBOROSAN MATERIAL (MATERIALS WASTE) PADA PROYEK REHABILITASI JARINGAN IRIGASI DI PROVINSI ACEH (Muktian, 2025)
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA TAHAP PELAKSANAAN PROYEK IRIGASI PROVINSI ACEH (Nizamuddin, 2025)
KAJIAN KLAIM KONSTRUKSI DALAM TAHAP PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DI ACEH UTARA (Azriyan, 2025)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUN) YANG BERPENGARUH TERHADAP KETIDAKPASTIAN BIAYA (CONTINGENCY COST) PADA PROYEK IRIGASI DI KABUPATEN ACEH BESAR (Bima Risandi, 2016)