Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGALOKASIAN DANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DALAM PEMBANGUNAN FISIK DI DESA ALUE PIET KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
Mulia Sasmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206101030032
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Ekonomi (S1) / PDDIKTI : 87203
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 pemerintah desa harus mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) paling sedikit 70% untuk pembangunan desa, Alue Piet merupakan salah satu desa di kecamatan Panga yang baru dimekarkan pada 8 Desember 2014. Adapun yang menjadi rumusan masalah adalah berapa besar pengalokasian dan bagaimana realisasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam pembangunan fisk, serta bagaimana tanggapan masyarakat terhadap pembangunan fisik di desa Alue Piet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dana APBDes desa Alue Piet yang dialokasikan dalam pembangunan fisik dan jumlah realisasinya, serta tanggapan masyarakat terhadap pembangunan fisik di desa Alue Piet. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah perangkat desa dan masyarakat desa Alue Piet, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah anggaran pendapatan dan belanja desa Alue Piet tahun anggaran 2015 dan pembangunan fisik. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalokasian APBDes desa Alue Piet untuk pembangunan tahun anggaran 2015 melebihi amanat undang-undang yaitu mencapai 99.97%, dari jumlah tersebut dialokasikan sebesar 52.46% untuk belanja modal yang berupa bahan dan peralatan. Besarnya jumlah pengalokasian tersebut disebabkan sebagian besar bahan bakunya harus didatangkan dari luar desa. Tingkat realisasi anggaran mencapai 97.91%, hal ini menunjukkan realisasi anggaran yang efektif dengan pencapaian realisasi diatas 90%. Tanggapan masyarakat menunjukkan jumlah pengalokasian telah sesuai dengan jenis kegiatan yang dilaksanakan namun kualitas pembangunan yang masih rendah, hal tersebut disebabkan selain faktor alam dan kurangnya perawatan juga disebabkan karena kurangnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEBERADAAN OBJEK WISATA CELOSIA GARDEN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT ALUE PIET KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA (RISKI SUWARJA, 2021)
EVALUASI PENGGUNAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM PEMBANGUNAN DESA KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA DAN SUKAMAKMUR (HARRY ZULYAN MAULANA, 2022)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI LENGKENG (DIMOCARPUS LONGAN) DI DESA ALUE PIET KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA (murthada, 2014)
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DI KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (HAFSYAH INTAN MARTIASTUTI, 2021)
PENGARUH DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI PERTANIAN PASCA GEMPABUMI DI KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (Rizki Muhammad Iqbal, 2020)