<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27212">
 <titleInfo>
  <title>PERAN METODE GEOFISIKA DEKAT PERMUKAAN DALAM MENDUKUNG MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI (STUDI KASUS SURVEY METODE GEOLISTRIK PADA SEGMEN SEULIMEUM, DESA LAMTAMOT, KABUPATEN ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risma Sunarty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Aceh merupakan sebuah kawasan seismic gap yang berpotensi menghasilkan gempa bumi yang bersumber dari daratan. Desa Lamtamot merupakan salah satu daerah yang di lalui oleh jalur Patahan Sumatera Segmen Seulimeum, namun keberadaan jalur patahan di wilayah ini sulit ditentukan secara geomorfologi karena tingginya proses erosi, deposisi, dan pengalihan fungsi lahan oleh masyarakat. Pengukuran metode geolistrik dekat permukaan telah dilakukan sebagai upaya untuk pemetaan jalur patahan Sumatera segmen Seulimeum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi patahan dekat permukaan dicirikan oleh zona rekahan dengan nilai resistivitas yang rendah. Ditemukannya patahan dekat  permukaan  di lokasi tersebut perlu diwaspadai karena sewaktu-waktu akan menimbulkan bahaya gempa bumi yang bersifat merusak. Pentingnya tindakan mitigasi bencana bagi pemerintah, peneliti dan masyarakat guna mengurangi risiko bahaya gempa bumi. Tindakan mitigasi mitigasi struktural dengan memperkuat struktur dan rekayasa bangunan sedangkan kajian non-struktural meliputi regulasi, pengkajian risiko, desain rekayasa, disseminasi desain rekayasa dan transfer pengetahuan harus untuk mengurangi risiko bencana.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Metode Geofisika,  Resistivitas, mitigasi bencana, gempa bumi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27212</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-25 13:59:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-26 11:18:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>