Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA SETELAH PEMEKARAN, 2002-2012
Pengarang
Wardiati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906101020024
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci : Perkembangan Ekonomi, Pemekaran
Penelitian yang berjudul “Perkembangan Perekonomian Kabupaten Aceh Barat
Daya Setelah Pemekaran, 2002-2012”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
memahami tentang kondisi perekonomian dan menganalisis tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi perkembangan perekonomian Kabupaten Aceh Barat Daya selama periode
2002-2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis
(sejarah). Sumber data diperoleh dari observasi langsung dan pengumpulan data di Badan
Pusat Statistik dan Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Barat Daya .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan perekonomian Kabupaten Aceh Barat
Daya dapat dilihat dari pendapatan per-kapita dari tahun 2002-2012. Pada tahun 2002,
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per-kapita Kabupaten Aceh Barat berkisar sebesar
Rp. 5.368.497 juta, pada tahun 2003 PDRB per-kapita Kabupaten Aceh Barat Daya naik
menjadi Rp. 5.785.767 juta atau mengalami pertumbuhan sebesar 7,77 persen. Pada tahun
2004 PDRB Kabupaten Aceh Barat Daya mengalami pertumbuhan sebesar 8,11 persen atau
sebesar Rp. 6.254.802 juta. Kenaikan ini disebabkan karena luas lahan yang digunakan untuk
mengolah lahan pertanian, terutama lahan subsektor pertanian padi. Pada tahun 2005 PDRB
per-kapita Kabupaten Aceh Barat Daya sebesar Rp. 6.866.280 juta atau mengalami
pertumbuhan sebesar 9,78 persen. Pada tahun 2006 sebesar Rp. 7.294.529 yang mengalami
pertumbuhan sebesar 6,24 persen. Pada tahun 2007, PDRB per-kapita Kabupaten Aceh Barat
Daya naik sebesar Rp. 7.750.000 dan pada tahun 2008 sebesar Rp.8.320.000 juta. Pada tahun
2009 PDRB Kabupaten Aceh Barat Daya naik kembali sebesar Rp. 10.430.000 juta, pada
tahun 2010 sebesar Rp. 11.620.000 juta, pada tahun 2011 sebesar Rp. 12.790.000 juta dan
pada tahun 2012 sebesar Rp. 14.190.000 juta. Peningkatan berkelanjutan dalam PDRB perkapita
Kabupaten Aceh Barat Daya ini disebabkan tingginya sumbangan berbagai sektor dan
subsektor untuk peningkatan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Aceh Barat Daya. Salah
satu sektor yang memberikan sumbangan terbesar untuk PDRB Kabupaten Aceh Barat Daya
adalah sektor pertanian dan perdagangan, terutama subsektor pertanian padi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN GAYO LUES PASCA PEMEKARAN, 2002-2013 (RADUAN DASLY, 2017)
NAGAN RAYA PASCA PEMEKARAN DARI ACEH BARAT SUATU TINJIAUAN ADMETRASI PEMERINTAHAN DAN EKONOMI (muyus haswan, 2014)
PERTUMBUHAN KOTA JEURAM PASKA PEMEKARAN WILAYAH TAHUN 2002 – 2014 (Romi Irwanda, 2018)
PERKEMBANGAN KECAMATAN KLUET TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN PASCA PEMEKARAN TAHUN 2003-2012 (ASMA AINI, 2018)
DAMPAK PEMEKARAN WILAYAH TERHADAP PERTUMBUHAN PENDAPATAN PER KAPITA DI KABUPATEN ACEH SELATAN (IBADIL MUDADI, 2014)