<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27114">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN SALINITAS PADA SUMUR DI KECAMATAN PEUKAN BADA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Furqan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Air merupakan salah satu kebutuhan pokok kehidupan bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Air  yang  digunakan  untuk  kebutuhan  hidup  sehari-hari  khususnya  untuk  penyediaan  air  minum  dan  air  bersih  harus  memenuhi  persyaratan. Kebutuhan air bersih sangat berpengaruh pada kehidupan sekarang di mana kualitas pada air bersih jadi pertimbangan. Maka dari itu bagaimana mengetahui tingkat kadar salinitas pada sumur  di Kecamatan Peukan Bada. Luasnya Kecamatan Peukan Bada tidak memungkinkan mengambil data satu persatu di seluruh lokasi. Oleh karena itu untuk memperoleh data salinitas air di seluruh wilayah dapat dilakukan menggunakan interpolasi. Interpolasi merupakan suatu metode atau fungsi matematika untuk menduga nilai pada lokasi-lokasi yang datanya tidak tersedia. Metode yang digunakan adalah metode Interpolasi Inverse Distance Weighted (IDW) dan Kriging. Pendekatan yang berbeda dalam interpolasi dapat menghasilkan hasil data yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sebaran salinitas pada sumur di Kecamatan Peukan Bada. Perbandingan dilakukan dengan menghitung nilai RSME dari hasil interpolasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode interpolasi IDW lebih akurat dalam estimasi nilai yang dekat dengan sampel yang tersedia dibandingkan dengan Kriging.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kualitas Air, Kadar Salinitas, Interpolasi, Inverse Distance Weighted (IDW), Kriging&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>27114</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-21 00:00:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-21 09:52:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>