PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN, SERAPAN HARA DAN HASIL KEDELAI (GLICINE MAX(L) MERRIL) PADA LAHAN KRITIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN, SERAPAN HARA DAN HASIL KEDELAI (GLICINE MAX(L) MERRIL) PADA LAHAN KRITIS


Pengarang

Eka Sri Wulandari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200040005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan Unsyiah., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.422

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fungi mikoriza Arbuskular dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan serapan hara serta hasil kedelai pada lahan kritis. Penelitian dilaksanakan di desa Peunyerat Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan dalam percobaan dengan menggunakan polybag yang ditempatkan dilapangan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu fungi mikoriza arbuskular yang terdiri 3 taraf yaitu tanpa mikoriza, mikoriza Gigaspora 10 g serta mikoriza Glomus 10 g dan pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0, 10 dan 20 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikoriza dan pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kedelai umur 30 dan 45 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST, berat berangkasan basah tanaman , berat berangkasan kering tanaman, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, berat buji pertanaman, serapan hara N, serapan hara P, serapan hara K serta berpengaruh nyata terhadap akar tanaman yang terkolonisasi fungi mikoriza arbuskula (FMA). Interaksi antara mikoriza gigaspora dan glomus terdapat pada perlakuan tinggi tanaman umur 30 HST, tinggi tanaman umur 45 HST, berat berangkasan basah, serapan hara P serta serapan hara K.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK