PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 2 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 2 BANDA ACEH


Pengarang

Mutia Balkis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206101040037

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci : PTK, problem based introduction, hasil belajar, geografi
Model pembelajaran problem based introduction merupakan sebuah
model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang
peserta didik untuk belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1)
Peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI SMAN 2 Banda Aceh dengan
menerapkan model problem based introduction; (2) Aktivitas guru dan siswa
dalam pembelajaran geografi dengan model problem based introduction; (3)
Keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan model problem based
introduction; dan (4) Respon siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan
model problem based introduction. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS
2 SMAN 2 Banda Aceh yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan
siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket
respon siswa menggunakan model problem based introduction. Analisis data
menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I sebesar 93% dengan 2
siswa dinyatakan tidak tuntas. Pada siklus II persentase ketuntasan individual
mengalami peningkatan menjadi 96%. Hanya terdapat 1 siswa yang tidak tuntas
secara individual pada siklus ini. Pada siklus III keseluruhan siswa dinyatakan
tuntas belajar secara individual. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I
sebesar 50%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III menjadi 90%; (2)
Aktivitas guru dan siswa dari siklus I hingga siklus III sudah mencerminkan
keterlaksanaan model problem based introduction; (3) Keterampilan guru
mengelola pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction
mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 3,65,
kemudian meningkat pada siklus II menjadi 3,7 dan siklus III dengan skor 3,8
yang dikategorikan baik sekali; (4) Respon siswa terhadap model problem based
introduction dapat dikatakan baik sekali dengan 94% dari 32 siswa berpendapat
bahwa pembelajaran menggunakan model problem based introduction dapat
meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelestarian lingkungan hidup
dan pembangunan berkelanjutan yang telah dipelajari

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK