<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26920">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI ELPSA FRAMEWORK DI SMP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURHALIMAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nurhalimah (2016). Perkembangan Berpikir Kreatif dan Disposisi Berpikir Kreatif Matematis Siswa melalui ELPSA Framework di SMP.&#13;
&#13;
Salah satu masalah dalam pembelajaran matematika di SMP adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang menuntut siswa untuk berpikir tingkat tinggi, khususnya soal non rutin atau terbuka (open ended). Hal tersebut disebabkan salah satunya karena kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah. Mayoritas siswa jika diberikan soal-soal yang menuntut berpikir kreatif, selalu mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya. Adapun penyebab lainnya adalah rendahnya disposisi berpikir kreatif matematis siswa. Hal ini terlihat dari kurangnya minat siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika, seperti rendahnya rasa ingin tahu siswa, kurang imajinatif dan tidak berani mengambil resiko. Upaya untuk mengatasi kesulitan siswa tersebut adalah dengan menerapkan  model dalam pembelajaran. Salah satunya adalah model pembelajaran yang mengacu pada ELPSA framework. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan berpikir kreatif dan disposisi berpikir kreatif matematis siswa SMP melalui ELPSA  framework. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini ada 6 (enam) siswa kelas VII-B yang terdiri dari 2 siswa berkemampuan rendah, 2 sedang dan 2 tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kreatif dan disposisi berpikir kreatif matematis siswa secara klasikal mengalami perkembangan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Berpikir Kreatif, Disposisi Berpikir Kreatif Matematis, ELPSA Framework .&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26920</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-13 12:38:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-13 14:50:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>