Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 19 PERCONTOHAN BANDA ACEH.
Pengarang
Ismi anti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206103020097
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berpikir kritis adalah suatu aktivitas mental yang dilakukan untuk mengevaluasi kebenaran sebuah pernyataan. Umumnya evaluasi berakhir dengan putusan untuk menerima,menyangkal, atau meragukan kebenaran pernyataan yang bersangkutan. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang berkenaan dengan matematika masih rendah.Hal tersebut disebabkan karena terbatasnya kemampuan penghafalan konsep atau prosedur untuk menyelesaikan soal sesuai dengan materi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada materi kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu kelas VIII-2 yang berjumlah 21 siswa. Sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada materi kubus dan balok. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes kemampuan siswa menyelesaikan soal kubus dan balok. Soal yang diberikan berbentuk essay sebanyak 5 soal dan wawancara. Data penelitian bersumber dari hasil tes kemampuan siswa dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa berpikir kritis matematika tergolong tinggi. Hal ini dikarenakan siswa telahmemenuhi seluruh tahap berpikir kritis, mulai dari klasifikasi, assessment, inferensi, dan strategi dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Siswa pada kelompok ini mengetahui apa saja informasi yang terdapat pada soal, mampu menjelaskan maksud dari soal, dapat menemukan langkah untuk menyelesaikan soal, dan bahkan dapat menemukan cara lain untuk menyelesaikan soal-soal tersebut.Hasil penelitian ini adalah kemampuan siswa berpikir kritis matematika pada materi kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh adalah tinggi. dimana siswa mampu memenuhi keempat indikator berpikir ktitis yaitu klasifikasi, assessment, inferensi, dan strategi.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS VIII SMPN 15 BANDA ACEH (Syarifah Suhayya, 2016)
KONTRIBUSI KEMAMPUAN NUMERIK DAN KEMAMPUAN VERBAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 BANDA ACEH (Alfiza Joan Destria, 2018)
HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMPN 14 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2012/2013 (IIN ZIKRA MAULIDA, 2014)
KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS V SD NEGERI 26 BANDA ACEH (Meri Muliana, 2019)
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN PREDICTION-OBSERVATION-EXPLANATION (POE) DI KELAS VIII SMPN 18 BANDA ACEH (LISA LUSIANA, 2019)