PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP LAYANAN RESPONSIF DALAM UPAYA PENANGANAN MASALAH SISWA (PENELITIAN DI SMAN/SEDERAJAT SE-KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP LAYANAN RESPONSIF DALAM UPAYA PENANGANAN MASALAH SISWA (PENELITIAN DI SMAN/SEDERAJAT SE-KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

NURUL KAMARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906104030040

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Kata Kunci: Pemahaman, Guru BK, Layanan Responsif
Penelitian yang berjudul “Pemahaman Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Layanan Responsif dalam Penanganan Masalah Siswa”, yang mengangkat masalah bagaimanakah tingkat pemahaman guru bimbingan dan konseling terhadap layanan responsif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman guru bimbingan dan konseling terhadap layanan responsif. Penelitian ini merupakan jenis penelititan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK di SMA/Sederajat Negeri di Banda Aceh yang berjumlah 32 orang dan semuanya dijadikan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kuesioner berbentuk pilihan ganda, yang kemudian dianalisis dengan metode distribusi frekuensi dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa lebih dari setengah (59,38%) guru BK memiliki tingkat pemahaman yang sedang terhadap layanan responsif dalam penanganan masalah siswa SMA/Sederajat di Kota Banda Aceh. Terbatasnya pemahaman guru BK disebabkan masih kurangnya komitmen dan motivasi guru BK dalam menjalankan kegiatan BK di sekolah untuk meningkatkan kualitas diri berkaitan dengan bimbingan dan konseling di sekolah. Hal tersebut menyebabkan guru BK terlalu pasif, kurang update dan kurang peduli dengan informasi terkini tentang BK serta tidak terlalu aktif dalam kegiatan BK yang diadakan oleh pemerintah melalui dinas terkait. Untuk itu, hendaknya guru BK dapat meningkatkan pemahamannya melalui seminar, workshop, pelatihan, diklat mengenai program layanan bimbingan dan konseling terutama layanan responsif dalam penanganan masalah siswa agar pelaksanaannya lebih baik dan optimal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK