Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KATALIS MAGNETITE (FE3O4) BERBASIS BAHAN ALAM TERHADAP TEMPERATUR DESORPSI MGH2 UNTUK APLIKASI MATERIAL PENYIMPAN HIDROGEN
Pengarang
MAULINDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200260006
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Teknologi energi masa depan pada penyimpanan media hidrogen yang aman salah satunya menggunakan hidrida logam. Metal hidrida merupakan media penyimpanan hydrogen yang aman dan efisien untuk aplikasi kendaraan. Hidrida logam telah menjadi riset penelitian yang intensif pada saat ini karena aplikasi untuk penyimpanan hydrogen memiliki potensi kapasitas yang tinggi baik dalam massa dan volume. Namun dari termodinamika properties magnesium hidrida (MgH2) didapatkan tempertaur yang relatif tinggi, yang diperlukan selama reaksi desorpsi hidrogen sekitar (300o C – 415oC pada 1 bar). Temperatur desorpsi yang tinggi disebabkan stabilitas termodinamika MgH2 yang tinggi sehingga menghasilkan entalpi desorpsi yang tinggi pula (sekitar 74 KJ/Mol H2). Selain itu dibutuhkan waktu yang lama (secara umum 60 jam) untuk benar benar merubah magnesium menjadi Magnesium hidrida. Dalam penelitian ini bahan alam (pasir besi) yang telah di ekstrak menjadi serbuk Fe3O4 dijadikan katalis sebagai upaya untuk memperbaiki sifat sifat serapan dan kinetika reaksi material penyimpan hydrogen berbasis Material utama yakni MgH2 dengan menyisipkan katalis material magnetit Fe3O4. Magnetit (Fe2O3) telah berhasil di ekstraksi dari pasir besi dengan kemurnian 85%, dimana kemurnian pasir besi sebelum di ekstrak yaitu 81%. Sampel MgH2-Fe3O4 di milling menggunakan metode mechanical alloying dengan variasi katalis dan waktu milling. Hasil pengamatan dengan XRD menunjukkan material berhasil direduksi hingga skala nanokristal. Fasa yang muncul MgH2 sebagai fasa utama. Hasil pengujian DSC menunjukkan dengan adanya penambahan Fe3O4 temperatur desorpsinya dapat direduksi hingga 366oC. hasil ini berhasil memperbaiki Tonset MgH2 murni yang mencapai 409o C. Sedangkan berdasarkan pengujian gavimetrik pelepasan hydrogen terjadi pada temperatur 388o C, sebesar 0.66 mg pada waktu 16 menit.
Kata Kunci : Hidrida logam, magnesium, mechanical alloying, katalis ,milling.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KATALIS MAGNETITE (FE3O4) BERBASIS BAHAN ALAM TERHADAP TEMPERATUR DESORPSI MGH2 UNTUK APLIKASI MATERIAL PENYIMPAN HIDROGEN (MAULINDA, 2016)
STUDI PENGARUH KATALIS SIO2 DARI PASIR KUARSA TERHADAP TEMPERATUR DESORPSI MATERIAL PENYIMPANAN HIDROGEN BERBASIS MGH2 (INDAH ANGGREINI AKBAR, 2016)
STUDI PENGGUNAAN NI DAN SIC PADA MATERIAL PENYIMPAN HIDROGEN PADAT BERBASIS MGH2 (Karmila Sari, 2018)
STUDI PENGARUH WAKTU MILLING TERHADAP TEMPERATUR DESORPSI MATERIAL PENYIMPANAN HIDROGEN BERBASIS MGH2 YANG DIADISI KATALIS SIO2 DARI PASIR KUARSA (MIRZA ARJUNI SINAGA, 2016)
PENGARUH VARIASI KECEPATAN MILLING TERHADAP TEMPERATUR DESORPSI MATERIAL PENYIMPANAN HIDROGEN SISTEM MGH2-FE3O4 (SITI NURAFIQA, 2022)