Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH WARNA BUAH KAKAO DAN KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP KUALITAS HASIL FERMENTASI KAKAO DI ACEH
Pengarang
Faisal Hatta - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200190005
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
FAISAL HATTA. Pengaruh warna buah kakao dan ketinggian tempat
tumbuh terhadap kualitas hasil fermentasi kakao di Aceh di bawah bimbingan
Ashabul Anhar sebagai pembimbing ketua dan Yusya Abubakar sebagai
pembimbing anggota. Produk biji kakao di Aceh khususnya kakao rakyat umumnya
masih bermutu rendah yang tercermin pada tingginya kandungan biji tidak
difermentasi dan kandungan non kakao (kotoran). Untuk mendapatkan kualitas hasil
kakao yang baik, proses pengolahan biji kakao terdiri dua langkah utama yaitu
fermentasi dan pengeringan, dan untuk menghasikan mutu kakao yang baik dengan
cita rasa optimal, ditentukan oleh banyak faktor dalam proses fermentasi dan kualitas
buah kakao itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna
buah kakao dan kaitanya dengan ketinggian tempat penanaman terhadap kualitas
hasil fermentasi kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) pola faktorial 2 x 3 dengan 3 ulangan. faktor yang diteliti adalah faktor warna
buah kakao (K) yaitu K
1
= buah hijau dan K
= buah merah, faktor ketinggian tempat
tumbuh (L) yaitu L
1
= Rendah (0-100 m dpl), L
2
2
=Medium (100-500 m dpl) dan L
Tinggi (500-1000 m dpl) dengan metode fermentasi selama 6 hari. Hasil Penelitian
menunjukkan bahwa warna buah kakao berpengaruh sangat nyata terhadap panjang
buah, berat buah, dan suhu fermentasi hari ke-6, dan berpengaruh nyata terhadap
jumlah biji/100 g. Ketinggian tempat tumbuh berpengaruh sangat nyata terhadap
panjang buah dan jumlah biji/buah, dan berpengaruh nyata terhadap pH biji kakao
hari ketiga dan keempat fermentasi. Terdapat interaksi yang nyata antara warna buah
kakao dan ketinggian tempat terhadap suhu fermentasi kakao pada hari ketiga,
keempat dan keenam proses fermentasi. Kakao yang berwarna merah menunjukkan
hasil yang lebih baik terhadap kualitas hasil fermentasi dibandingkan dengan kakao
yang berwarna hijau dan tempat tumbuh dataran rendah menunjukkan hasil yang
lebih baik terhadap kualitas hasil fermentasi dibandingkan dataran medium dan
tinggi.
Kata kunci : Warna Buah kakao, Ketinggian Tempat Tumbuh, Fermentasi, Kualitas
Hasil kakao
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MORFOGENESIS BUAH DAN LAMA SIMPAN TERHADAP VIABILITAS BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Rina Yusliana, 2024)
PENINGKATAN KUALITAS BIJI DAN PRODUK KAKAO (THEOBROMA CACAO L) MELALUI FERMENTASI DAN
OPTIMASI SUHU PENGERINGAN (Husnil Edni, 2024)
KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L ) TERFERMENTASI BERDASARKAN PERBEDAAN LAMA FERMENTASI DAN INTERVAL WAKTU PENGADUKAN (Muhammad Abrar Mizan, 2014)
ANALISIS KARAKTERISTIK LAHAN TERHADAP KUALITAS KAKAO (THEOBROMA CACAO L) DI KABUPATEN PIDIE (CUT MULIA SARI, 2015)
INTRODUKSI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL), BAKTERI ASAM ASETAT (BAA) DAN CAMPURAN BAL-BAA SEBAGAI STARTER KERING FERMENTASI UNTUK MEMPERBAIKI MUTU BIJI KAKAO ACEH (Ria Safitri, 2018)