STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF ANTARA GURU DAN SANTRI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR (STUDI KASUS DI DAYAH DARUL IHSAN SIEM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF ANTARA GURU DAN SANTRI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR (STUDI KASUS DI DAYAH DARUL IHSAN SIEM)


Pengarang

T. ARDIANSYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910102010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Persuasif Antara Guru dan
Santri dalam Meningkatkan Motivasi Belajar (Studi Kasus di Dayah Darul Ihsan
Siem)”. Bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai pelaksanaan
komunikasi persuasif oleh guru dalam meningkatkan motivasi belajar santri Dayah
Darul Ihsan, Faktor-faktor yang menghambat proses komunikasi persuasif antara
guru dan santri serta cara mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian
adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berasal dari pihak Dayah dan
Santri yang berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, data tersebut kemudian
dianalisis dengan melakukan reduksi data, diklasifikasikan dan pengambilan
kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa:
1) Strategi atau teknik komunikasi persuasif yang digunakan oleh para guru dalam
meningkatkan motivasi belajar santri Dayah Darul Ihsan di antaranya adalah
menerapkan fungsi pengetahuan, menggunakan bahasa lokal dan menggunakan
teknik ganjaran. 2) Hambatan yang muncul dalam pelaksanaan komunikasi
persuasif berasal dari pihak guru, santri, maupun lingkungan. 3) Upaya untuk
mengatasi hambatan dalam komunikasi persuasif dilakukan oleh guru dan santri.
Dari pihak guru upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang muncul
antara lain mengarahkan secara halus, mendampingi, menggunakan bahasa yang
sederhana, memberikan bimbingan, dan memberikan motivasi. Sedangkan dari
pihak santri upaya yang dilakukan antara lain mendengarkan, diskusi dengan santri
lain, menjaga ketenangan ruang kelas pada saat proses belajar mengajar
berlangsung.

Kata Kunci : Strategi Komunikasi Persuasif, Motivasi Belajar, Dayah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK