NEGARA YANG TAK BERDAYA (ANALISIS NARATIF UPAYA PEMBERANTASAN NARKOBA DALAM LIPUTAN ‘TANGAN GODFATHER DI KAMPUNG AMBON’ PADA MAJALAH TEMPO) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

NEGARA YANG TAK BERDAYA (ANALISIS NARATIF UPAYA PEMBERANTASAN NARKOBA DALAM LIPUTAN ‘TANGAN GODFATHER DI KAMPUNG AMBON’ PADA MAJALAH TEMPO)


Pengarang

Rahmat Taufik - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910102010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Negara Yang Tak Berdaya (Analisis Naratif Upaya Pemberantasan Narkoba dalam Liputan ‘Tangan Godfather di Kampung Ambon’ pada Majalah Tempo)”. Naskah ini menggambarkan potret buram upaya pemberantasan narkoba di Kampung Ambon, sebuah kawasan yang merujuk kepada Kelurahan Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Dengan letaknya di ibukota Indonesia, kondisi ini dianggap dapat menggambarkan carut-marut pemberantasan narkoba di negeri ini.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana narasi Majalah Tempo dalam memberitakan upaya pemberantasan narkoba di Kampung Ambon. Adapun metode yang digunakan adalah metode analisis naratif, mengacu pada paradigma berpikir kontruktivis serta menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Dalam penelitian ini, terdapat enam komponen analisis, meliputi story vs. plot, struktur narasi, fungsi dan karakter narasi, posisi narator, intertekstualitas, dan oposisi biner. Unit analisis dan objek penelitian yang digunakan adalah naskah berjudul “Tangan Godfather di Kampung Ambon” yang ditayangkan dalam Majalah Tempo Edisi 7-13 Mei 2012.
Hasil kajian teks ini menunjukkan narasi kekalahan negara dalam upaya pemberantasan narkoba di Kampung Ambon. Tempo melihat negara yang diwakili oleh kepolisian sebagai pihak yang kalah dan tak berdaya dalam upaya untuk memutus mata rantai surga narkoba di kawasan ini. Hal itu tampak dari cerita tentang keberadaan kelompok mafia narkoba yang terus awet hingga bertahun-tahun, mampu melakukan regenerasi dengan baik, serta berkerja dalam sistem yang solid, terstruktur, dan tertata rapi. Di sisi lain, dalam narasi tempo, perangkat hukum justru terjebak dalam kekacauan internal yang disusupi oleh oknum aparat nakal yang terlibat serta melindungi bisnis haram di kawasan tersebut.


Kata kunci: Analisis naratif, Kampung Ambon, Pemberantasan Narkoba, Majalah Tempo.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK