<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26679">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI POTENSI ANTIOKSIDAN OLEORESIN DAUN KARI DALAM EMULSI MINYAK NABATI SETELAH PEMANASAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DARMAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>EVALUASI POTENSI ANTIOKSIDAN OLEORESIN DAUN KARI&#13;
DALAM EMULSI MINYAK NABATI SETELAH PEMANASAN&#13;
Darmawati1, Novi Safriani2, Novia Mehra Erfiza2&#13;
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah, Banda Aceh&#13;
2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah, Banda Aceh&#13;
Oleoresin daun kari mengandung senyawa polifenol yang berpotensi&#13;
sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan&#13;
lamanya pemanasan terhadap kandungan total fenol oleoresin daun kari di dalam&#13;
emulsi minyak jagung dan stabilitas minyak jagung terhadap pemanasan yang&#13;
dilihat dari spektra FTIR. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian&#13;
adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, terdiri dari dua faktor, yaitu&#13;
suhu pemanasan (T) dan lama pemanasan (W). Suhu pemanasan (T) terdiri dari 3&#13;
taraf, yaitu: T1=120oC, T2=150oC, T3=180oC. Lama pemanasan (W) terdiri dari 4&#13;
taraf yaitu: W1=15 menit, W2=30 menit, W3=45 menit dan W4=60 menit.&#13;
Perlakuan diulang 3 kali. Parameter yang dianalisis yaitu kandungan total fenol&#13;
dan identifikasi gugus fungsi dengan metode FTIR.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pemanasan dan lama pemanasan&#13;
berpengaruh sangat nyata (P ? 0,01) terhadap kandungan total fenol oleoresin&#13;
daun kari dalam emulsi minyak jagung. Semakin tinggi suhu pemanasan,&#13;
kandungan total fenol semakin menurun yaitu dari 120oC ke 180oC, nilai total&#13;
fenol menurun dari 0,157 menjadi 0,124 mg GAE/ml sampel. Semakin lama&#13;
pemanasan, kandungan total fenol semakin menurun yaitu dari 15 menit ke 60&#13;
menit, nilai total fenol menurun dari 0,171 menjadi 0,112 mgGAE/ml sampel.&#13;
Penambahan oleoresin daun kari dalam emulsi minyak jagung dapat&#13;
mempengaruhi laju oksidasi asam lemak tidak jenuh, terlihat dari puncak pada&#13;
panjang gelombang 3007 cm-1 yang mempunyai intensitas berbeda.&#13;
Kata kunci : Daun kari, Oleoresin, Tolal Fenol, FTIR</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26679</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-07 08:14:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-28 10:00:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>