<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26637">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DENGAN STRES KERJA PADA PETUGAS PENJAGAAN RUMAH TAHANAN NEGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devi Novianty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pekerjaan merupakan salah satu kebutuhan bagi setiap manusia. Dalam menjalani setiap pekerjaan tidak selamanya individu mengalami hal yang menyenangkan, namun pekerjaan juga dapat menimbulkan tekanan-tekanan yang membuat individu mengalami stres kerja. Respon individu dalam menghadapi stres kerja berbeda-beda, ada yang menanggapi sebagai suatu hal yang negatif namun ada juga yang menanggapi sebagai hal yang positif. Kebersyukuran berperan dalam memunculkan emosi secara positif. Dengan adanya emosi positif maka dapat menghilangkan emosi negatif sehingga dapat menurunkan kadar stres kerja yang sedang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan stres kerja pada petugas penjagaan Rumah Tahanan Negara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu semua populasi digunakan sebagai sampel yang berjumlah 40 orang petugas penjagaan Rumah Tahanan Negara. Alat ukur yang digunakan yaitu adaptasi skala Gratitude Questionnaire-6 (GQ-6) dikembangkan oleh McCullough, Emmons, dan Tsang (2002) dan adaptasi skala the occupational stress scale (OSS)dikembangkan oleh House, McMichael, Wells, Kaplan, dan Landerman (1979). Hasil  analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar - 0,492 dengan nilai p = 0,001 (p &lt; 0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kebersyukuran dengan stres kerja pada petugas penjagaan Rumah Tahanan Negara. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa  petugas penjagaan Rumah Tahanan Negara pada umumnya memiliki kebersyukuran dengan kategori tinggi dan stres kerja yang rendah.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kebersyukuran, Stres Kerja, Petugas Penjagaan, Rumah Tahanan Negara&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26637</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-06 18:29:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-07 11:30:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>