<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26629">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERITAAN PENCULIKAN ANGGOTA TNI PADA SURAT KABAR HARIAN SERAMBI INDONESIA &amp; HARIAN RAKYAT ACEH (ANALISIS FRAMING MODEL ZHONGDANG PAN DAN GERALD KOSICKI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Rudy Setiawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini berjudul “Pemberitaan Penculikan Anggota TNI pada Surat Kabar Harian Serambi Indonesia dan Harian Rakyat Aceh ( Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald Kosicki) &quot;. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pembingkaian yang dilakukan Harian Serambi Indonesia dan Harian Rakyat Aceh terkait Pemberitaan Penculikan Dua Anggota TNI. Berita tentang penculikan dua anggota TNI saat pertama kali ditayangkan memang sudah menjadi perhatian publik. Hal ini dikarenakan, pasca Mou Helsinki, inilah pertama kalinya terjadi penculikan terhadap anggota militer TNI. Tidak hanya menjadi isu lokal, berita ini pun menjadi isu nasional. Bagi masyarakat Aceh, berita ini sangat sensitif mengingat Aceh pernah dilanda konflik panjang yang melibatkan pihak TNI dan GAM. Hal ini dinilai tidak hanya menimbulkan ketakutan warga sekitar namun juga dapat merugikan daerah khususnya dalam hal bidang investasi. Teori yang digunakan adalah teori  ideologi media yang berkaitan dengan apa yang ditonjolkan baik Harian Serambi Indonesia dan Harian Rakyat Aceh tentang Penculikan Dua Anggota TNI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa studi dokumentasi berita terkait. Berdasarkan hasil pengolahan data artikel yang dikumpulkan  di bulan Maret 2015, maka diperoleh Harian Serambi Indonesia  menilai bahwa peristiwa penculikan TNI tidak dapat diterima oleh pihak manapun dan dalam pengusutannya keamanan warga sekitar pun harus diutamakan. Sedangkan media Harian Rakyat Aceh ingin memastikan bahwa dalam peristiwa berdarah ini, tidak ada sama sekali keterlibatan baik TNI maupun Eks GAM serta anggota Partai Aceh. Lebih lanjut, berdasarkan hasil framing yang digunakan dan dilihat pada kedua media, tidak seluruh elemen pada framing Pan dan Kosicki ada pada pemberitaan yang dilakukan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Penculikan, Analisis Framing Zhongdang Pan dan Kosicki, Harian Serambi Indonesia, Harian Rakyat Aceh&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26629</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-06 16:51:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-07 08:48:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>