<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26442">
 <titleInfo>
  <title>LEGITIMASI POLITIK SIDANG RAKYAT DALAM PENYUSUNAN RAPBK ACEH BARAT DAYA TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS FADHLI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
AGUS FADHLI  LEGITIMASI POLITIK SIDANG RAKYAT&#13;
2016  DALAM PENYUSUNAN RAPBK ACEH&#13;
BARAT DAYA TAHUN 2016&#13;
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmupolitik Universitas &#13;
Syiah Kuala&#13;
(Zainal Abidin SH, M.S.i)&#13;
(ii, 57., bibl., app&#13;
Peran  legislatif  dalam  pengesahan  anggaran  tentu  menjadi  tugas  wajib &#13;
dilakukan  mengingat  legislatif  merupakan  lembaga  keterwakilan  rakyat  untuk &#13;
memperjuangkan  aspirasi  rakyat  di  Parlemen.  Akan  tetapi  yang  terjadi  di &#13;
Kabupaten  Abdya  (Aceh  Barat  Daya)  ini  sangat  berbeda  dengan  kabupatenkabupaten  lainya  Ketika  Legislatif  tidak  melakukan  pembahasan  anggaran &#13;
RAPBK maka Bupati Abdya (Aceh Barat Daya) selaku Kepala Daerah setempat &#13;
membahasnya  dengan  Rakyat  langsung.  Tentunya  ada  sebab  mengapa  terjadi &#13;
kebuntuan antara legislatif  dan  eksekutif di Kabupaten  Abdya, pada tanggal 3 &#13;
Maret  2011  di  Kabupaten  Abdya  (Aceh  Barat  Daya)  terjadinya  pemngambilan&#13;
keputusan  secara  sepihak  oleh  Bupati  setempat  dengan  mengeluarkan  PERBUP&#13;
(peraturan  Bupati)  dengan  tujuan  pelaksanaan  sidang  rakyat  Penelitian  ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya &#13;
sidang  rakyat  di  Kabupaten  Aceh  Barat  Daya  dan  untuk  mengetahui  legitimasi &#13;
Politik terjadinya sidang rakyat di Kabupaten Aceh Barat Daya. &#13;
Penelitian  ini  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif.  Peneliti  dengan &#13;
pendekatan  kualitatif  mencoba  menjelaskan  fenomena-fenomena  dengan &#13;
mengumpulkan  data  selengkap-lengkapnya.  Dengan  penelitian  kualitatif  peneliti &#13;
berusaha  membangun  makna  tentang  suatu  fenomena  berdasarkan  pandanganpandangan dari para partisipan. Metode penlitian penelitian kualitatif dilakukan &#13;
berdasarkan  kondisi  alami  dilapangan  untuk  menggali  informasi  tanpa  berusaha &#13;
mempengaruhi  informan. Melalui penelitian kualitatif, maka data yang dihasilkan &#13;
adalah  data  deskriptif  berupa  kata-kata  tertulis  dan  lisan.  Hasil  penelitian  ini &#13;
mengambarkan bahwa terjadinya tarik menarik kepentingan antara Bupati Abdya &#13;
pada  tahun  2011  dengan  mayoritas  anggota  DPRK  Abdya  yang  memang  tidak &#13;
setuju  dengan  draf  anggaran  APBK  Abdya  tahun  2011  yang  diajukan  oleh &#13;
Eksekutif  dikarenakan  anggaran  yang  diajukan  melebihi  angka  40%  dari  total &#13;
anggaran yang seharusnya dibelanjakan oleh daerah pada tahun 2011. &#13;
Terbatasnya  komunikasi  antara  eksekutif  dengan  legeslatif  sehingga &#13;
terjadinya  kesalahfahaman  dari  dua  lembaga  di  Abdya,  karena  pihak  legeslatif &#13;
menolak RAPBK Abdya yang diajukan oleh eksekutif untuk dapat ditinjau ulang &#13;
dan  diperbaiki,  namun  pihak  eksekutif  melalui  Sekda  Abdya  menggangap &#13;
legeslatif menolak RAPBK yang diajukan oleh eksekutif tanpa dipelejari terlebih &#13;
dahulu.  Untuk  pihak  legeslatif  maupun  eksekutif  agar  dapat  memberikan &#13;
pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Abdya.&#13;
Kata Kunci : Legitimasi Politik dan Sidang Rakyat.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26442</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-06 11:21:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-06 12:37:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>