Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE PADA MATERI TURUNAN FUNGSI DI KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH
Pengarang
Rika Handayani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103020017
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata kunci : Rotating Trio Exchange (RTE), Turunan
Masih ada materi pelajaran matematika yang sulit dikuasai oleh beberapa siswa salah
satunya materi turunan. Berdasarkan hal ini, guru sebagai ujung tombak dalam
proses belajar mengajar harus memilih suatu model yang tepat. Salah satu model
pembelajaran yang dapat meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan
pendapat dan memberikan sikap saling menghargai antar siswa adalah model
pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange (RTE). Rumusan masalah
dalam penelitian ini Apakah hasil belajar siswa melalui model pembelajaran
kooperatif tipe RTE dapat mencapai taraf berhasil pada materi Turunan Fungsi dan
Bagaimana respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe RTE. Tujuan
dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hasil belajar melalui model
pembelajaran koperatif tipe RTE pada materi Turunan Fungsi dan mengetahui respon
siswa terhadap model pembelajaran koperatif tipe RTE. Pendekatan yang digunakan
adalah pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian adalah penelitian eksperimen
dengan desain one-shot case study. Populasi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3
Banda Aceh, sampel di ambil secara acak sebanyak 1 kelas yaitu kelas XI IPA.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan test hasil belajar.
Pengolahan data dilakukan dengan uji Run Test. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa jumlah seluruh run = 17, jumlah sampel (N) = 30 dimana n
1
= 15 dan n
=15
(N = n
1
+ n
). Berdasarkan Tabel VIIa dan Tabel VIIb (harga-harga kritis r), harga r
yang kecil = 10 (Tabel VIIa) dan r yang besar = 22 (Tabel VIIb). Jumlah run 17
ternyata terletak pada angka 10 s/d 22, yaitu pada daerah penerimaan H
2
.
Kesimpulan yang dapat diambil bahwa “Hasil belajar siswa melalui model
pembelajaran kooperatif tipe RTE belum dapat mencapai taraf berhasil pada materi
Turunan Fungsi di kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh”. Sedangkan untuk respon,
siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika dengan
menggunakan model kooperatif tipe RTE.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN TIPE TARI BAMBU PADA MATARNPELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIIIRNSMP NEGERI 4 BANDA ACEH (SITI ARINI RISANDI, 2015)
PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATISDAN SELF-EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIOEXCHANGE (RTE) PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (Erna Isfayani, 2017)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA MATERI PELUANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (Bustami, 2017)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Afrita, 2018)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH (Asra Wastawa Asha, 2016)