PENGARUH VARIASI PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF WETFIX-BE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH VARIASI PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF WETFIX-BE


Pengarang

Hanan Hanifah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap yang diperuntukkan bagi lalu lintas. Lapisan permukaan jalan pada lapisan permukaan mendukung beban kendaraan yang diterima oleh perkerasan dalam waktu yang lama. Lapisan permukaan yang baik yaitu lapisan yang kedap terhadap air. Akibat genangan air pada lapisan permukaan dapat mengurangi nilai keawetan. Oleh karena itu dilakukan suatu penelitian dengan pengujian durabilitas atau perendaman yang dilakukan pada benda uji beton aspal dengan berbagai lama variasi rendaman pada waktu normal, 1 x 24 jam, 2 x 24 jam, dan 3 x 24 jam dengan suhu 60oC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai durabilitas dari perbedaan pengaruh lama variasi rendaman terhadap parameter Marshall dengan dan tanpa penambahan zat aditif antistripping agents Wetfix-BE. Penelitian ini menggunakan material batu alam gradasi, Retona Blend 55, zat aditif antistripping agents Wetfix-BE sebesar 0,3% mengambil nilai terbesar stabilitas dari penelitian terdahulu, Portland Cement sebagai filler, dengan lama variasi rendaman beton aspal AC-WC. Variasi kadar aspal yang digunakan pada penelitian ini adalah 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; 7% dengan 15 benda uji. Penelitian menggunakan metode parameter Marshall untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO). Nilai KAO yang didapat dari variasi kadar aspal ini sebesar 5,8%. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan lama waktu perendaman menurunkan nilai durabilitas dan parameter Marshall. Nilai durabilitas semakin menurun pada waktu perendaman yang semakin lama yaitu pada 3 x 24 jam tanpa penambahan zat aditif Wetfix-BE sebesar 79,60%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK