HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH


Pengarang

KHAIRUL MUSTAFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101010157

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hipertensi yang tidak terkontrol masih menjadi masalah kesehatan masyarakat sampai sekarang. Kepatuhan minum obat merupakan kunci utama pengendalian hipertensi. Namun, faktor yang paling mempengaruhi kepatuhan minum obat dan pengendalian hipertensi belum sepenuhnya dimengerti. Selfefficacy, yang secara luas digunakan sebagai sebuah konsep psikososial, dikaitkan dengan kemampuan untuk mengelola penyakit kronis termasuk hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi yang menjalani rawat jalan di Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional study. Sebanyak 61 penderita
hipertensi telah menyelesaikan kuesioner untuk mengukur kepatuhan minum obat,keadaan medis dan data sosiodemografi, sekaligus mengukur self-efficacy dalam mengelola hipertensi. Sebanyak 61,7% responden memiliki self-efficacy yang kurang baik dan 53,3% responden memiliki kepatuhan minum obat yang rendah. Sebanyak 16 dari 23 responden yang memiliki self-efficacy yang baik (69,6%) juga memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi, sedangkan 26 dari 38 responden yang memiliki self-efficacy yang kurang baik (68,4%) juga memiliki kepatuhan minum obat yang rendah. Berdasarkan hasil analisa statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Puskesmas Kuta Banda Aceh, (P value= 0,004 dengan ? = 0,05).
Kata kunci: kepatuhan minum obat, hipertensi, self-efficacy

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK