<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26328">
 <titleInfo>
  <title>GERAKAN SOSIAL KSPSI DALAM MENGADVOKASI KENAIKAN UMP 2016 DAN OUTSOURCING BURUH DI SUMATRA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITY CHADIZAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kebijakan pengupahan dalam konteks proses produksi menjadi sesuatu &#13;
yang krusial,  terjadi  tarik menarik kepentingan antara pemodal dan buruh &#13;
sehingga  menimbulkan ketegangan dan konflik industrial di antara keduanya. &#13;
Begitupun dengan sistem outsourcing  yang dianggap pekerja/buruh adalah sistem &#13;
perbudakan di Indonesia. Di level praktis, upaya advokasi oleh serikat buruh terus &#13;
menerus dilakukan demi memperjuangkan kelayakan besaran pengupahan. Tujuan &#13;
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses gerakan penuntutan &#13;
Upah Minimum Provinsi (2016) dan  outsourcing  dan mengetahui sejauh mana &#13;
gerakan yang diadvokasi KSPSI memberi signifikasi bagi hak buruh di Sumatra &#13;
Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif, data yang &#13;
diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan yang &#13;
dilakukan melalui wawancara informan dan dokumen-dokumen penting dari &#13;
KSPSI dan penelitian kepustakaan dilakukan dengan membaca buku teks, &#13;
peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan &#13;
dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegagalan KSPSI &#13;
dalam mendesakkan tuntutannya merefleksikan lemahnya posisi tawar KSPSI &#13;
terhadap negara dan pemodal/pengusaha. Oleh karena itu, perserikatan sebagai &#13;
kekuatan utama bagi kelas buruh untuk menyuarakan tuntutan dan perjuangannya &#13;
perlu mendapat penegasan posisi dan strategi gerakan.&#13;
Kata Kunci : Pengupahan, outsourcing, KSPSI, gerakan sosial.&#13;
SITY CHADIZAH, &#13;
2016&#13;
GERAKAN SOSIAL KSPSI DALAM &#13;
MENGADVOKASI  KENAIKAN UMP 2016 DAN &#13;
OUTSOURCING DI SUMATRA UTARA. &#13;
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik &#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
(xi,80), pp., bibl., app. &#13;
(Khairulyadi, MHSc)</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>26328</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-05 15:38:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-06 10:24:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>