ANALISIS FRAGMENTASI MENGGUNAKAN IMAGE ANALYSIS PHOTOGRAPHY DAN MODEL KUZ-RAM TERHADAP BATUAN HASIL PELEDAKAN DI PT. HOLCIM INDONESIA, NAROGONG, JAWA BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FRAGMENTASI MENGGUNAKAN IMAGE ANALYSIS PHOTOGRAPHY DAN MODEL KUZ-RAM TERHADAP BATUAN HASIL PELEDAKAN DI PT. HOLCIM INDONESIA, NAROGONG, JAWA BARAT


Pengarang

Iqbal Januari Pratama - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204108010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Metode pengeboran dan peledakan diterapkan di PT. Holcim Indonesia untuk memberai batuan pada kegiatan penambangan batugamping. Batugamping digunakan sebagai bahan baku produksi semen. Penelitian berlangsung di area Kamuning Santos dan Kamuning Karung, Narogong, Jawa Barat. Dalam kegiatan peledakan, fragmentasi batuan hasil peledakan diharapkan berukuran tidak lebih dari 150 cm sebanyak 5%, di mana ukuran ini disesuaikan dengan kemampuan alat peremuk batuan dalam menerima umpan. Untuk mengetahui distribusi ukuran fragmentasi batuan hasil peledakan, dilakukan pengukuran fragmentasi batuan secara langsung menggunakan perangkat lunak Split-Desktop serta dilakukan prediksi ukuran fragmentasi batuan menggunakan model Kuz-Ram. Pada pengamatan di lapangan tidak ditemukan hasil fragmentasi batuan yang berukuran ? 150 cm sebanyak 5%. Perbandingan antara pengukuran aktual di lapangan dengan prediksi menggunakan model Kuz-Ram dilakukan untuk mengetahui seberapa tepat prediksi menggunakan model Kuz-Ram. Hasil perbandingan menunjukan bahwa hasil prediksi model Kuz-Ram mendekati hasil pengukuran aktual sebanyak 60%. Dengan penerapan geometri peledakan aktual adalah burden 4.5 m, spasi 5 m, stemming 3 m, subdrilling 1 m, powder charge 6 m, kedalaman lubang ledak 9 m, memberikan nilai powder factor rata-rata sebesar 0,34 kg/Bcm. Hasil peledakan menunjukkan fragmentasi batuan telah memenuhi ekspektasi perusahaan. Namun penggunaan geometri saat ini dapat lebih dimaksimalkan dengan menggunakan teori R.L Ash. Untuk itu, rekomendasi geometri peledakan adalah burden 4.8 m, spasi 5.5 m, stemming 3.5 m, subdrilling 1.5 m, powdercharge 6 m, kedalaman lubang ledak 9.5 m dengan powder factor sebesar 0.30 kg/Bcm. Dari usulan geometri peledakan didapatkan penurunan powder factor dari 0.34 kg/Bcm menjadi 0.30 kg/Bcm.
Kata kunci: Peledakan, fragmentasi batuan, persentase, model Kuz-Ram, Split-Desktop

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK