PEMANFAATAN EKSTRAK KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L.) PADA STADIA PERTUMBUHAN YANG BERBEDA SEBAGAI BIOHERBISIDA TERHADAP GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN EKSTRAK KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L.) PADA STADIA PERTUMBUHAN YANG BERBEDA SEBAGAI BIOHERBISIDA TERHADAP GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.)


Pengarang

Muhammad Arief - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105101050042

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stadia pertumbuhan dan konsentrasi ekstrak kirinyuh terhadap pertumbuhan gulma bayam duri, serta interaksi diantara kedua faktor tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu stadia pertumbuhan (vegetatif dan generatif) dan konsentrasi (10%, 20%, 30%, dan 40%). Hasil penelitian menunjukkan stadia pertumbuhan berpengaruh terhadap tinggi gulma pada 2 dan 3 MSA (Minggu Setelah Aplikasi), diameter batang pada 1, 2 dan 3 MSA, dan luas daun. Stadia pertumbuhan vegetatif lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan gulma bayam duri. Konsentrasi berpengaruh terhadap tinggi gulma pada 2 dan 3 MSA, diameter batang pada 2 dan 3 MSA, dan luas daun. Konsentrasi 40% merupakan penekanan terbaik terhadap tinggi gulma pada 2 dan 3 MSA, diameter batang pada 2 dan 3 MSA, dan luas daun bayam duri. Terdapat interaksi antara stadia pertumbuhan dan konsentrasi ekstrak kirinyuh terhadap tinggi gulma pada 2 dan 3 MSA, diameter batang pada 2 dan 3 MSA, dan luas daun bayam duri. Interaksi terbaik terdapat pada stadia pertumbuhan vegetatif dengan konsentrasi 40% yang efektif untuk mengendalikan bayam duri.
Kata kunci : Bayam duri, Ekstrak, Konsentrasi, Stadia pertumbuhan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK